Kesadaran merek berpengaruh terhadap konsumsi yang mencolok (skripsi dan tesis)

Penelitian oleh Fernandez (2009) yang menyimpulkan bahwa konsumen muda lebih memilih untuk membeli pakaian merek karena mereka peduli dengan bagaimana rekan mereka memandang mereka. Agar lebih efektif terhubung dengan konsumen Generasi Y harus mengembangkan strategi yang meningkatkan kesadaran merek dengan memusatkan perhatian pada atribut produk yang membantu konsumen merasa percaya diri tentang membeli merek. Amatulli dan Guido (2011) dalam Giovannini et al., (2015) mengemukakan bahwa konsumen menginginkan produk mewah yang memiliki kepribadian sesuai dengan keinginan mereka. Produk mewah memberi konsumen kesempatan untuk mengekspresikan individualitas mereka. Chaudhuri dkk. (2011) dalam Giovannini et al., (2015) memusatkan perhatian pada perbedaan konsumen yang mencolok dalam studi mereka. Penelitian mereka mengaitkan ciri-ciri kepribadian serta motivasi sosial sebagai faktor pendukung untuk konsumsi yang mencolok. Perilaku konsumsi yang mencolok dipengaruhi oleh karakteristik konsumen, termasuk individualisme, visibilitas sosial, keinginan untuk keunikan, harga diri, dan materialisme.