Pengertian Brand Awareness

Menurut Surachman (2008: 8), kesadaran merek ialah:
Suatu respons yang diberikan konsumen terhadap suatu merek sekaligus
pengukuran sejauh mana konsumen peduli dan memahami keberadaan
merek tersebut. Kesadaran merek juga dapat diartikan sebagai kekuatan
sebuah merek untuk dapat diingat kembali oleh konsumen dan dapat
dilihat dari kemampuan konsumen itu sendiri untuk mengidentifikasi
merek dalam berbagai kondisi.
Menurut tjiptono (2005), kesadaran merek adalah
Kemampuan konsumen untuk mengenali atau mengingat bahwa sebuah
merek merupakan anggota dari kategori produk tertentu.
Sedangkan Rossister dan Percy (1997: 113) mengatakan bahwa kesadaran
merek adalah:
Kemampuan pembeli untuk mengenal atau menyebut merek tanpa
kategorinya secara detail untuk membeli sesuatu.
Shimp (2003: 11) mendefinisikan kesadaran merek (brand awareness)
sebagai:
Kemampuan sebuah merek untuk muncul dalam benak konsumen ketika
mereka sedang memikirkan kategori produk tertentu dan seberapa
mudahnya nama tersebut dimunculkan.
Konsep kesadaran merek adalah kemampuan pembeli untuk
mengidentifikasi (mengenal atau mengingat) suatu merek yang cukup detail untuk
melakukan pembelian. Brand awareness atau kesadaran merek merupakan langkah
awal untuk membangun suatu merek produk. Aspek penting dari kesadaran merek
adalah bentuk informasi dalam ingatan di tempat yang pertama. Sebuah titik ingatan
kesadaran merek adalah penting sebelum brand association dapat dibentuk. Ketika
konsumen memiliki waktu yang sedikit untuk melakukan konsumsi, kedekatan
dengan nama merek akan cukup untuk menentukan pembelian.
Aaker dalam Handayani, dkk (2010: 62), mendefinisikan bahwa kesadaran
merek adalah
Kemampuan dari konsumen potensial untuk mengenali atau mengingat
bahwa suatu merek termasuk ke dalam kategori produk tertentu.
Sedangkan menurut Durianto, dkk (2004: 30), brand awareness adalah
Kesanggupan seorang calon pembeli untuk mengenali, mengingat kembali
suatu merek sebagai bagian dari suatu kategori produk tertentu. Kesadaran
merek merupakan elemen ekuitas yang sangat penting bagi perusahaan
karena kesadaran merek dapat berpengaruh secara langsung terhadap
ekuitas merek. Apabila kesadaran konsumen terhadap merek rendah, maka
dapat dipastikan bahwa ekuitas mereknya juga akan rendah