Ada beberapa alasan positif dan negatif karyawan terhadap turnover
intention (keinginan berpindah). Hoonakker et. al dalam Rochmi
(2006) menemukan alasan positif dan negatif karyawan terhadap turnover
intention, yaitu sebagai berikut:
1. Alasan positif: Memperoleh gaji lebih tinggi dan perencanaan
kompensasi yang lebih baik, Keinginan memperoleh
kesempatan untuk belajar sesuatu yang baru, Memperoleh keahlian
yang berbeda dari sebelumnya dan mengembangkan karir.
2. Alasan negatif: Reward, perencanaan karir, dan kesempatan berkembang kurang mendapat perhatian dari perusahaan, dan Dihubungkan
dengan pekerjaaan dan faktor organisasi, berupa: jam kerja
yang lebih panjang, kurang tantangan, konflik kerja dan
keluarga, manajemen yang tidak efektif, pelatihan, adanya
diskriminasi dan perasaan tidak cocok pada tempat kerja.
