Menurut McAdams dan kawan-kawan (dalam Newman, 2012: 537) empat
aspek yang dapat digunakan untuk mengukur generativitas pada seseorang
individu, yaitu:
a. Generativitas perhatian yaitu Perasaan yang dapat merubah suatu perbedaan
di dalam kehidupan orang lain.
b. Generativitas komitmen yaitu Pribadi yang bekerja keras dan memiliki target
untuk menciptakan generatif yang alami.
c. Generativitas tindakan yaitu Sebuah ceklist yang memuat tindakan seseorang
dalam melakukan suatu kegiatan selama 2 minggu dengan cara terlibat dalam
menciptakan, memelihara atau menawarkan.
d. Generativitas cerita yaitu Ingatan tentang riwayat hidup diri sendiri sebagai
sandi untuk memaknai generatif yang sesungguhnya.
Berdasarkan pengukuran semua hal diatas, kemungkinan hasil yang akan
diperoleh yaitu sebagai berikut:
a. Bagi semua kelompok usia, generatif perhatian memiliki korelasi yang
signifikan dengan kebahagiaan dan kepuasan hidup.
b. Ketika semua pengukuran generativitas dikombinasikan, maka usia dewasa
madya memiliki nilai yang lebih tinggi dari pada usia dewasa awal atau
dewasa akhir pada kelompok usia.
c. Pengukuran generatif komitmen dan generatif cerita memiliki nilai yang lebih
tinggi ketika dicapai pada kelompok usia dewasa madya.
d. Hasil jawaban responden menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara
kelompok usia dewasa madya dengan kelompok usia dewasa awal. Akan
tetapi antara kelompok usia dewasa madya dan kelompok usia dewasa akhir,
tidak memiliki perbedaan yang signifikan.
Namun, menurut McAdams (dalam Cavanaugh, dalam Indrawati, 2010: 27)
berdasarkan teori Erikson, membagi generativitas menjadi tujuh tahap psikososial,
yaitu:
a. Tuntutan budaya
Tuntutan budaya terjadi karena adanya tigkatan usia dan memiliki sifat
normatif. Karkateristik tuntutan budaya dipengaruhi oleh berbagai macam hal
dalam masyarakat yang saling berhubungan, seperti ideologis, gaya hidup,
sumber daya dan kesempatan,
b. Keinginan dari dalam
Keinginan dari dalam dapat diartikan juga sebagai motivasional seperti
kebutuhan, naluri atau dorongan yang menghasilkan keinginan. Keinginan di
identifikasikan ke dalam dua hal yaitu keinginan untuk simbol keabadian dan
keinginan yang dibutuhkan oleh orang lain.
c. Perhatian
Perhatian merupakan perluasan tentang apa yang dihasilkan oleh cinta,
kebutuhan atau kebetulan.
d. Kepercayaan
Kepercayaan merupakan harapan individu terhadap generasi selanjutnya
dalam memajukan dan memperbaiki kehidupannya, bahkan dalam
menghadapi fakta-fakta yang kuat pada hal-hal yang bersifat meruak
manusia.
e. Komitmen
Komitmen merupakan hasil dari tuntutan, keinginan, perhatian dan
kepercayaan. Komitmen bertanggung jawab untuk generasi selanjutnya
dengan membuat keputusan dan membangun tujuan untuk perilaku generatif.
f. Aksi atau perilaku generatif
Aksi atau perilaku generatif adalah usaha menghasilkan sesuatu atau orang
menjadi kratif, produktif, dan bermanfaat untuk memberikan keturunan.
Perilaku generatif meliputi perlindungan, perbaikan, pemeliharaan,
pengembangan, pengasuhan, atau perawatan terhadap apa yang dianggap
berguna.
g. Narasi
Kedewasaan menggambarkan individu dalam masyarakat dengan kebiasaan
hidup individu atau life-story yang memberikan kehidupan dengan kesatuan,
tujuan dan perhatian.
Dari ketujuh tahapan psikologis yang dikemukakan Erikson, McAdam
(dalam Cavanaugh, 2013: 481) memfokuskan menjadi tiga aspek yang
berpengaruh terhadap pengukuran generativitas yaitu:
a. Komitmen
Komitmen merupakan hasil dari tuntutan budaya, keinginan dari dalam,
perhatian dan kepercayaan akan tanggung jawab terhadap generasi berikutnya
dengan pengambilan keputusan dan pencapaian tujuan generatif.
b. Aksi atau perilaku generatif
Aksi atau perilaku generatif diwujudkan dengan menghasilkan, pemeliharaan,
persembahan sesuatu yang bermanfaat untuk generasi selanjutnya. Perilaku
generatif dapat juga diartikan sebagai pembentuk hal atau orang untuk
menjadi pribadi yang lebih kreatif, produktif dan meneruskan generasi
selanjutnya.
c. Narasi
Penggambaran kedewasaan seseorang didalam kehidupan atau kebiasaan
dalam masyarakat yang berkenaan dengan generativitas dalam bentuk life
story.
