PerkembanganKonsep Komunikasi Pemasaran dan Promosi (1)

Konsep komunikasi pemasaran dan promosi berkembang dari kegiatan satu arah untuk menjual produk melalui iklan dan penjualan personal menjadi proses strategis, terintegrasi, berbasis data, interaktif, serta berorientasi pada hubungan dan pengalaman pelanggan. Dalam perspektif kontemporer, komunikasi pemasaran tidak hanya bertujuan memberi informasi dan membujuk pelanggan, tetapi juga membangun makna merek, menciptakan keterlibatan, memperkuat relasi, serta mendorong nilai pelanggan jangka panjang.

Awal konsep promosi

Pada tahap awal perkembangan pemasaran, promosi terutama dipahami sebagai aktivitas untuk menginformasikan keberadaan produk, membujuk calon pembeli, dan mendorong pembelian. Promosi memiliki orientasi transaksi, yaitu meningkatkan penjualan dalam jangka pendek melalui penyebaran pesan persuasif kepada pasar yang luas.

Borden (1964) memperkenalkan gagasan marketing mix sebagai kumpulan elemen pemasaran yang dapat dikombinasikan perusahaan untuk memengaruhi permintaan pasar. Dalam kerangka tersebut, unsur komunikasi seperti periklanan, promosi penjualan, penjualan personal, publisitas, dan hubungan masyarakat menjadi bagian penting dari keputusan pemasaran perusahaan. Pemikiran Borden (1964) menegaskan bahwa promosi bukan kegiatan terpisah, melainkan salah satu instrumen yang harus diselaraskan dengan produk, harga, dan distribusi.

McCarthy (1960) kemudian menyederhanakan berbagai unsur pemasaran ke dalam konsep 4P, yaitu product, price, place, dan promotion. Dalam model ini, promosi diposisikan sebagai salah satu variabel bauran pemasaran yang digunakan organisasi untuk mengkomunikasikan nilai produk kepada pasar sasaran. McCarthy (1960) membantu mempopulerkan pandangan bahwa keberhasilan pemasaran tidak cukup bergantung pada kualitas produk, melainkan juga pada kemampuan perusahaan menyampaikan informasi, membangun minat, dan memengaruhi keputusan pelanggan.wikipedia

Kotler dan Armstrong (2018) menjelaskan bahwa bauran komunikasi pemasaran atau promotion mix merupakan perpaduan spesifik dari alat-alat komunikasi yang digunakan perusahaan untuk secara persuasif mengkomunikasikan nilai pelanggan dan membangun hubungan pelanggan. Dalam pendekatan tradisional, bauran promosi mencakup periklanan, promosi penjualan, penjualan personal, hubungan masyarakat, dan pemasaran langsung.