Konsep Keputusan Pembelian (5)

Keputusan pembelian

Keputusan pembelian merupakan tahap ketika konsumen menetapkan pilihan untuk membeli atau menggunakan suatu produk, merek, penyedia, saluran, waktu, jumlah, dan metode pembayaran. Kotler dan Keller (2016) menjelaskan bahwa niat membeli tidak selalu berubah secara langsung menjadi pembelian aktual karena keputusan dapat dipengaruhi oleh sikap orang lain dan faktor situasional yang tidak terduga.digilib.itb.ac+1

Sikap orang lain dapat memengaruhi keputusan apabila pihak tersebut memiliki pengaruh kuat dan memberikan pandangan negatif atau positif terhadap produk tertentu. Misalnya, calon pengguna pinjaman digital mungkin membatalkan keputusan menggunakan suatu aplikasi setelah keluarga atau teman mengingatkan tentang risiko biaya, keamanan data, atau reputasi penyedia.

Faktor situasional yang tidak terduga dapat berupa perubahan pendapatan, kenaikan harga, stok habis, kesulitan akses, kegagalan sistem pembayaran, ulasan negatif yang baru muncul, krisis ekonomi, atau kebutuhan mendesak lain. Oleh karena itu, organisasi perlu meminimalkan hambatan pembelian dengan menyediakan informasi yang transparan, proses transaksi yang mudah, pilihan pembayaran yang aman, ketersediaan produk, serta layanan pelanggan yang responsif.

Keputusan pembelian dapat dirinci dalam beberapa keputusan berikut.

Dimensi keputusanPertanyaan konsumenContoh
Dimensi keputusanPertanyaan konsumenContoh
Pilihan produkProduk atau jasa apa yang dibutuhkan?Memilih layanan pembayaran digital
Pilihan merekMerek atau penyedia mana yang dipercaya?Memilih satu aplikasi tertentu
Pilihan saluranDi mana dan melalui saluran apa membeli?Membeli melalui marketplace atau toko fisik
Waktu pembelianKapan transaksi dilakukan?Membeli saat promosi atau ketika kebutuhan mendesak
Jumlah pembelianBerapa banyak yang dibeli atau digunakan?Memilih paket bulanan atau tahunan
Metode pembayaranBagaimana transaksi dilakukan?Tunai, transfer, kartu, cicilan, atau dompet digital