Faktor-faktor yang Mempengaruhi Iklim Organisasi


Stringer (dalam Lhutans, 2006) mengemukakan bahwa terdapat lima
faktor yang mempengaruhi terjadinya iklim suatu organisasi yaitu :
a. Lingkungan Eksternal. Organisasi masyarakat, organisasi mahasiswa,
organisasi pemerintah, sekolah dasar, atau perusahaan industri,
mempunyai iklim umum yang hampir sama. Kesamaan faktor umum
tersebut disebabkan pengaruh lingkungan eksternal organisasi.
b. Strategi Organisasi. Kinerja anggota suatu organisasi bergantung pada
strategi (apa yang diupayakan untuk dilakukan), energi yang dimiliki
oleh anggota untuk melaksanakan pekerjaan yang diperlukan oleh
strategi,dan faktor-faktor lingkungan penentu dari level energi tersebut.
Strategi yang berbeda menimbulkan pola iklim organisasi yang berbeda.
Strategi mempengaruhi iklim organisasi secara tidak langsung.
c. Pengaturan organisasi. Pengaturan organisasi mempunyai pengaruh
paling kuat terhadap iklim organisasi. Banyak sekolah menengah di
Amerika Serikat yang menjadi contoh baik bagaimana pengaturan
organisasi menentukan iklim organisasi.
d. Kekuatan Sejarah. Semakin tua umur suatu organisasi semakin kuat
pengaruh kekuatan sejarahnya. Pengaruh tersebut dalam bentuk tradisi
dan ingatan yang membentuk harapan anggota organisasi dan
mempunyai pengaruh terhadap iklim organisasinya.
e. Kepemimpinan. Perilaku pemimpin mempengaruhi iklim organisasi yang
kemudian mendorong motivasi anggota.
Sedangkan Davis (dalam Faiz, 2006) memaparkan bahwa terdapat 4 faktor
penting, yaitu:
a. Hubungan yang saling menguntungkan
Kunci dari konsep hubungan antar manusia adalah adanya hubungan
yang saling menguntungkan antar sesame manusia, baik itu antara
pimpinan dan anggota, maupun hubungan yang baik antar
sesamaanggota.Anggotamerasa apabila mereka memiliki hubungan yang
baik dengan organisasi, maka mereka akan dapat memenuhi kebutuhan-
kebutuhan mereka.
b. Perbedaan antar individu
Kepengurusan akan menghasilkan kepuasan kerja pada anggota jika
mereka dapat memperlakukan anggotanya secara berbeda-beda, karena
pada dasarnya setiap manusia memiliki karakteristik masing-masing yang
unik.
c. Motivasi
Semua perilaku manusia disebabkan oleh sesuatu hal. Suatu hal tersebut
akan mengarahkan individu dalam berperilaku untuk menghasilkan
kepuasan dalam pemenuhan kebutuhan mereka. Oleh karena itu, dengan
adanya kepuasan, maka baik anggota maupun pimpinan akan terpenuhi
kebutuhannya masing-masing.
d. Martabat manusia
Martabat manusia merupakan etis dasar dalam menjalin hubungan antar
manusia. Martabat manusia yang dirasakan oleh anggota tidak
sepenuhnya diberikan oleh pihak kepengurusan, tetapi dihasilkan juga
dari perasaan dalam diri anggota terhadap lingkungan organisasi yang
sesuai