Menurut Kolb & Rubin (dalam Luthans, 2006) terdapa tujuh aspek yang
dapat mengidentifikasikan iklim organisasi dalam suatu perusahaan, yaitu:
a. Konformitas
Konformitas terbentuk karena adanya perasaaan yang sama di antara para
anggota mengenai banyaknya peraturan, prosedur dan hukum dalam
menjalankan tugasnya.
b. Tanggung jawab
Setiap anggota dalam organisasi memiliki tanggung jawab masing-
masing untuk mewujudkan tujuan organisasi.
c. Standar
Tekanan dari organisasi pada kualitas tampilan serta membuat kegiatan
lebih baik, membuat anggota merasa tertantang untuk menjalankan
komitmen.
d. Imbalan
Perasaan dari anggota, bahwa kerja keras anggota pasti akan diketahui
dan mendapatkan proses pembelajaran yang pantas atas usahanya.
e. Kejelasan organisasi
Perasaan para anggota bahwa organisasi, terorganisir dengan baik serta
memiliki tujuan yang jelas.
f. Dukungan dan Kehangatan
Persahabatan diantara seluruh anggota organisasi merupakan nilai yang
penting untuk membentuk hubungan baik dalam lingkungan organisasi
g. Kepemimpinan
Anggota menerima kepemimpinan yang ada dalam organisasi dan segala
keputusannya. Mereka menyadari bahwa terpilihnya seorang pemimpin
pasti berdasarkan keahlian yang dimilikinya.
Litwin dan Stringer (dalam Idrus, 2006), mengemukakan bahwa aspek-
aspek iklim organisasi terdiri dari tiga aspek, yaitu:
a. Struktur
Kondisi dimana anggota dalam melaksanakan tugasnya bertumpu pada
aturan-aturan yang di kenakan terhadap anggota organisasi, sehingga
anggota dapat bekerja sesuai dengan prosedur serta struktur organisasi.
b. Standar
Kondisi yang menggambarkan tanggung jawab anggota agar dapat
memenuhi tujuan akhir organisasi.
c. Kebijaksanaan atas imbalan
Kondisi keberlangsungan imbalan dan pengahargaan yang diberikan oleh
organisasi kepada anggotanya.
Berdasarkan uraian di atas disimpulkan aspek-aspek iklim organisasi,
yaitu konformitas, tanggungjawab, kejelasan organisasi dukungan dan kehangatan
serta kepemimpinan, struktur, standar, kebijaksanaan atas imbalan
