Perkemabangan teknologi informasi yang sangat cepat
perkembangannya akan berdampak pada sebuah perusahaan, perusahaan
membutuhkan inovasi-inovasi yang dapat dikembangkan agar dpat bertahan
dan terus bersaing. Perilaku kerja inovatif penting untuk menjaga daya saing
perusasahaan dan meningkatkan produktivitas kerja karyawan (Hammond
dalam Widiastuti, 2020 :32). Perilaku kerja inovatif merupakan sikap
memperkenalkan, mengajukan, dan mengimplementasikan ide-ide, produk,
serta prosedur baru krdalam pekerjaannya (Nyoman dan Ardana, 2020 :
190). Perilaku kerja inovatif merupakan perilaku karyawan yang secara
langsung dan tidak langsung merangsangn perkembangan dan pengenalan
inovasi di tempat kerja sehingga perusahaan dapat bertahan pada persaingan
bisnis.
Perilaku inovatif menekankan pada adanya sikap kreatif agar terjadi
proses perubajan sikap dari yang tyradisional ke moderen, atau dari sikap
yang belum maju ke sipak yang lebih berkembang. Menurut Makmur dan
Thanier, 2015 : 9 berpendapat bahwa kata inovasi bersal dari bahasa Inggris
Innovation yang berarti perubahan. Perilaku inovatif dsapat didefinisikan
sebagai tiindakan individu yang mengarah pada permunculan, pengenalan,
dan penetapan dasri sesuatu yang baru menjadi sesuatu yang lebih
berkembang dan menguntukngkan.
Perilaku kerja inovatif adalah suatu perilaku yang meliputi eksplorasi
peluang dan ide-ide baru dan mencakup perilaku mengimplementasikan ide
baru tersebut untuk mencapai peningkatan produktivitas individu maupun
perusahaan (Jong dan Hartog dalam Hadi (2020:188))
