Terdapat beberapa pendapat mengenai fungsi budaya organisasi,
keberhasilan organisasi yang disampaikan oleh para ahli ada
beberapa pendapat mengenai fungsi budaya organisasi, antara lain:
1) Robbins dalam Busro (2018:12) membagi budaya organisasi
sebagai antara lain : “(1) Budaya menciptakan pembedaan yang
jelas antara satu organisasi dan yang lain; dengan budaya
organisasi yang spesifik, suatu organisasi dapat dibedakan antara
satu dengan yang lainnya. (2) Budaya membawa suatu rasa
identitas bagi anggota – anggota oranisasi, karena budaya
organisasi akan mendarah daging pada tiap anggota organisasi.
(3) Budaya mempermudah timbulnya komitmen anggota pada
organisasi. dengan budaya organisasi yang baik dan
terinternalisasi pada seluruh mindset anggota organisasi , maka
budaya organisasi tersebut akan membentuk komitmen yang
tinggi pada setiap anggotanya. (4) Budaya merupakan perekat
sosial yang membantu mempersatukan anggota organisasi satu
dengan yang lainnya. (5) budaya organisasi akan memandu dan
membentuk sikap serta perilaku karyawan, baik dalam
berinteraksi di internal maupun eksternal organisasi.
2) Empat fungsi budaya organisasi juga disampaikan oleh Smircich
dalam Busro (2018:13), yaitu: “(1) Memberikan suatu identitas
organisasional kepada para anggota organisasi, kartu identitas
organisasi, baju seragam, dan berbagai pelatihan dasar yang
harus diikuti oleh semua anggota organisasi yang baru
bergabung. (2) memfasilitasi atau memudahkan komitmen
kolektif, dengan menanamkan rasa bangga terhadap organisasi
sehingga dengan sendirinya muncul komitmen mereka terhadap
organisasi. (3) Meningkatkan stabilitas sistem yang sedang
berjalan didalam organisasi. (4) Membentuk perilaku karyawan
dengan membantu anggota organisasi memilih “sense” terhadap
lingkungan sekitarnya.
3) Menurut Nelson dalam dalam Busro (2018:13), budaya
organisasi mempunyai empat fungsi dasar, yaitu: “(1)
Menanamkan perasaan identitas organisasi pada setiap anggota.
(2) Meningkatkan komitmen organisasi pada setiap anggota
organisasi. (3) Menguatkan nilai – nilai yang berlaku dalam
organisasi dan (4) Menanamkan mekanisme kontrol atas
perilaku organisasi.
Berdasarkan beberapa fungsi budaya organisasi diatas, dapat
disimpulkan beberapa fungsi organisasi, diantaranya:
a) Membedakan organisasi satu dengan organisasi lainnya.
b) Memberikan identitas bagi anggota dan membentuk perilaku
lbagi anggota organisasi lainnya.
c) Memfasilitasi terbentuknya komitmen dan tujuan yang jelas
bagi anggota organisasi guna memjaukan organisasi.
d) Budaya organisasi sebagai perkat sosial bagi organisasi yang
mempunyai latar belakang yang berbeda.
e) Menciptakan bahasa yang umum agar memudahkan komunikasi.
f) Menciptakan stabilitas sistem dalam mencapai tujuan organisasi.
Berdasarkan teori – teori di atas maka dapat di sintesikan budaya
organisasi adalah nilai – nilai, norma, filosofi, peraturan dan
keyakinan yang dianut setiap anggota organisasi sehingga
mencerminkan perilaku organisasi dan perilaku individu dalam
organisasi dan membedakan ciri atau karakter dengan organisasi
lainnya yang dapat diukur dengan indikator : (1) inisiatif individu,
(2) toleransi terhadap tindakan beresiko, (3) pengarahan, (4)
integrasi, (5) kontrol, (6) toleransi terhadap konflik, (7) pola
komunikasi dan (8) dukungan manajemen
