Faktor-faktor yang dapat meningkatkan keterlibatan konsumen terhadap
pembelian (Mowen dan Minor 2002:85) yaitu
- Pentingnya ekspresi diri (self-ekspressive importance ) produk-produk yang
membentu orang untuk mengekspresikan konsep diri mereka kepada orang
lain - Pentingnya hedonism (hedonic importance) produk-produk yang dapat
menyenangkan, menarik, menggembirakan, mempesona, dan menggairahkan. - Relevansi Praktis (partical relevance) produk-produk yang mendasar atau
bermanfaat untuk alasan yang bermakna - Risiko Pembelian (purchase risk) produk-produk yang menciptakan
ketidakpastian karena pilihan yang buruk akan menjadi sangat menganggu
pembeli.
Dalam Engel at.al (1992:293) yakni pentingnya konsekuensi negative,
probabilitas subjektif dari kesalahan pembelian – risiko membuat pilihan yang
buruk, nilai kesenangan –nilai hedonic dari pembelian dan pemakaian, nilai tanda
– jangkauan dimana pembelian dan pemakaian membuat pernyataan psiko/sosial
mengenai orang yang bersangkutan. Dalam Engel at.al (1992:35) juga
menjelaskan faktor-faktor determinan utama dari keterlibatan yang tinggi. - Hubungan Ego – Hubungan ini terjadi terjadi ketika pilihan dipresepsikan
mencerminkan citra diri - Risiko konsekuensi negative yang dirasakan – setiap orang kadang merasa
takut bahwa hasil pembelian tidak akan sesuai dengan harapan. - Sanksi Sosial – ada saat-saat penerimaan sosial dipengaruhi oleh pilihan
produk atau jasa, sehingga menegaskan kebutuhan untuk membuat pilihan
yang tepat. - Makna hedonic – barang atau jasa yang dibeli mendapat arti penting dengan
menawarkan kemampuan yang bermakna untuk memberikan kesenangan
