indikator keputusan pembalian
menurut Kotler & Armstrong (2016:188):
a. Pilihan produk. Dalam membeli produk dan tujuan yang lain, konsumen
harus mengambil keputusan. Dalam kasus ini perusahaan harus
meningkatkan perhatiannya kepada customer ataupun calon customer yang
berminat membeli produk serta alternatif yang mereka pertimbangkan.
b. Pilihan merek. Merek sebuah memiliki perbedaan tersendiri, sehingga
membuat konsumen harus memilih dan mengambil keputusan tentang merek
yang akan dibeli. Dalam kasus ini perusahaan harus mengetahui alasan
customer memilih sebuah merek.
c. Pilihan penyalur. Setiap konsumen dalam membeli produk pasti ada faktor-
faktor yang mempermudah seperti lokasi yang dekat, harga yang murah,
persediaan barang yang lengkap, kenyamanan dalam belanja, keluasan
tempat dan lain-lain, dalam kasus ini perushaaan harus mengetahui alasan
customer pemilih sebuah penyalur.
d. Waktu pembelian. Dalam pemilihan waktu pembelian keputusan konsumen
menentukan waktu kapan membeli produk dan memprduksinya lalu
membelinya kembali, dalam kasus ini perusahaan harus mengetahui kapan
customer akan membeli produk sesuai kebutuhannya
e. Jumlah pembelian. Dalam seberapa banyak produk yang akan di belanjakan,
konsumen juga dapat mengambil keputusan berapa banyak produk yang
dibeli untuk kebutuhan. Dalam kasus ini perusahaan harus mengetahui
berapa jumlah pembelian produk dalam satu kali beli.
f. Metode pembayaran. Dalam pembelian produk atau jasa, konsumen
mengambil keputusan tentang metode pembayaran yang akan dilakukan.
Dalam hal ini perusahaan perlu mengetahui metode pembayaran apa yang
biasa dilakukan oleh konsumen berupa cash atau transaksi rekening bank