Influencer Marketing adalah teknik pemasaran yang memanfaatkan
media sosial untuk mendapatkan lebih banyak manfaat kampanye yang efektif
(Hariyanti & Wirapraja, 2018). Ini melibatkan influencer atau individu dengan
mempengaruhi konsumen untuk meningkatkan penjualan dan membina
hubungan konsumen (Lengkawati & Saputra, 2021). Influencer Marketing
diklasifikasikan dalam kategori kelompok referensi karena hal itu dapat secara
langsung atau tidak langsung mempengaruhi perilaku dan sikap individu
(Kotler, 2015). Platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan lainnya
Influencer Marketing (X) Fear of Missing Out (FoMO) (Z)
sering digunakan oleh perusahaan dan organisasi untuk bertindak sebagai endorser
dan bahkan duta merek ketika melakukan pemasaran produk (Amalia & Sagita,
2019). Dalam ranah influencer, terdapat indikator daya tarik yang dapat
mempengaruhi keputusan pelanggan atau pengikut, mengarahkan mereka untuk
secara konsisten menikmati konten yang dibuat oleh influencer. Itu minat
audiens atau pengikut terhadap influencer dengan daya tarik yang kuat dapat
membentuk konsumen perilaku, sifat, keyakinan, minat, dan preferensi (Shimp,
2013). Hal ini pada gilirannya dapat berdampak keputusan konsumen dalam
membeli produk. Indikator kedua berkaitan dengan sifat dapat dipercaya,
meliputi kejujuran dan integritas seorang influencer (Shimp, 2007).). Seorang
influencer dengan level tinggi keahlian dapat mempengaruhi keputusan
pembelian secara signifikan (Chan, Ng, & Luk, 2013). Pengikut, yang pada
dasarnya adalah konsumen, mengambil keputusan pembelian terhadap produk
yang dipromosikan oleh influencer.
Pada penelitian (Fathurrahman et al., 2021) ; (Uyuun & Dwijayanti,
2022) yaitu variabel influencer marketing berpengaruh positif dan signifikan
pada keputusan pembelian. Selain itu penelitian yang dilakukan oleh
Lengkawati dan Saputra (2021). Dalam penelitiannya, mereka menemukan
bahwa influencer marketing memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian
yaitu apabila suatu perusahaan meningkatkan penggunaan influencer marketing
maka keputusan pembelian konsumen pun akan mengalami peningkatan dan
demikian sebaliknya.
Sejalan dengan penelitian tersebut, penelitian yang dilakukan oleh H.P et
al.(2020) juga menemukan bahwa influencer marketing memiliki pengaruh
secara langsung dan signifikan terhadap keputusan pembelian
