Definisi Keputusan Pembelian


Menurut setiadi dalam (Darilsyah Mahmud et al.,2023), keputusan
pembelian adalah kegiatan pembelian sebagai pertukaran uang dengan barang atau
jasa. Sehingga menimbulkan kepuasan atau ketidakpuasan konsumen
berdasarkan umpan balik.
Lestari dan Saifuddin dalam (Isna Amelia Nurhamidah 2022) menyatakan
keputusan pembelian adalah kegiatan yang diantaranya berupa pemecahan
masalah yang dilakukan oleh individu dalam pemilihan alternatif. Perilaku dan
dianggap sebagai sikap yang paling tepat dalam membeli dengan mendahulukan
tahapan proses pengambilan keputusan.
Menurut Kotler dan Keller (2009) dalam jurnal Fatmawati dan Soliha
(2017) menyebutkan bahwa keputusan pembelian adalah suatu proses
penyelesaian masalah. Yang terdiri dari menganalisa atau pengenalan kebutuhan,
keinginan, pencairan informasi, penilaian sumber-sumber seleksi terhadap
alternatif pembelian, kebutuhan pembelian, dan perilaku setelah pembelian.
Menurut Kotler & Armstrong (2016:188) Keputusan pembelian adalah
perilaku konsumen tentang bagaimana individu, kelompok, dan organisasi
memilih, membeli, menggunakan barang, jasa, ide atau pengalaman untuk
memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka.
Menurut Vrat dalam (Raeni Dwi Santy dan Reggina Andriani 2023)
Keputusan pembelian adalah sebagai proses pembelian, dan pembelian yang
efektif. Hal ini bertujuan untuk memperoleh bahan yang sesuai dalam jumlah
yang tepat, dengan kualitas yang tepat, dari sumber daya yang tepat, pada waktu
yang tepat, dan harga yang tepat.
Menurut Santy, R. D., & Atika, S. D. (2020) bahwa keputusan pembelian
adalah ketika semakin tinggi pengetahuan produk, semakin tinggi pula frekuensi
pengambilan keputusan pembelian dan pengetahuan produk memiliki implikasi
besar terhadap keputusan pembelian