Menurut Calhoun & Acocella (1990), ada tiga aspek Self-Control,
diantaranya yaitu: (Ulfa, 2019).
1 Behavior Control (Kontrol perilaku)
Yaitu kesiapan atau kemampuan seseorang untuk memodifikasi
suatu keadaan yang tidak menyenangkan. Kemampuan mengontrol
perilaku dalam hal ini berupa kemampuan untuk menentukan siapa yang
mengendalikan situasi, dirinya sendiri, orang lain, atau sesuatu di luar
dirinya
.2 Cognitive Control (Kontrol kognitif)
Yaitu kemampuan individu untuk mengelola informasi yang tidak
diinginkan dengan cara menginterpretasi, menilai, atau memadukan suatu
kejadian dalam suatu kerangka kognitif sebagai adaptasi psikologis atau
untuk mengurangi tekanan
3 Decisional Control (Mengambil Keputusan)
Kontrol dalam mengambil keputusan (Decision Making), yaitu
kemampuan untuk memilih suatu tindakan berdasarkan sesuatu yang
diyakini atau disetujui.
Selain aspek aspek yang tertera di atas, terdapat tiga aspek dalam
kemampuan mengontrol diri, yaitu (Herman, 2018, pp. 26-27)
.4 Breaking Habits (Melanggar Kebiasaan)
Kebiasaan yang sering dilakukan. Hal ini berarti individu
melakukan perilaku yang Breaking habits atau melanggar kebiasaan
merupakan sesuatu yang berkaitan dengan melakukan perilaku diluar dari
melanggar nilai atau norma dan peraturan yang berada disekitarnya.
Individu dengan Breaking habits kurang mampu mengendalikan masalah
dalam dorongan dirinya untuk bisa mematuhi nilai atau norma dan
peraturan yang ada disekitarnya.
5 Resisting Templation (Menahan Godaan)
Resisting Templation (Menahan Godaan) meruakan sesuatu yang
berkaitan dengan penilaian individu terhadap regulasi diri mereka dalam
menahan godaan.Individu mampu menyelesaikan pekerjaan dengan baik
tanpa di pengaruhi oleh berbagai hal di luar tugasnya meskipun hal
tersebut bersifat menyenangkan.Individu dengan Resisting Templation
mampu memberikan perhatiannya pada suatu pekerjaan yang sedang
dilakukan.
6 Self-Discipline (Disiplin Diri)
Self-Discipline (Disiplin Diri) yaitu mengacu pada kemamouan
yang mencerminkan kemampuan diri untuk mengontrol diri individu.Hal
ini berarti mampu memfokuskan diri pada saat melakukan tugas atau suatu
kegiatan.Individu dengan Self-Discipline mampu menahan dirinya dari
hal-hal lain yang menganggu konsentrasinya
