Pengaruh job insecurity terhadap kinerja karyawan


Pada penelitian Akhmar Barsah, (2017) menjelaskan bahwa Job
Insecurity berpengaruh langsung dan signifikan terhadap kinerja
karyawan dengan adanya kekeluargaan yang dirasakan oleh karyawan
maka semakin baik kesejaterahan karyawan akan mendorong karyawan
untuk menunjukan kinerja yang lebih baik.
Arinda & budi, (2017) menjelaskan bahwa job insecurity berpengaruh
negatif terhadap kinerja karena dalam situasi dan kondisi perekonomian
yang berubah-ubah, perusahaan dituntut untuk bisa beradaptasi, baik
dengan cara merger, restrukturisasi, perubahan kebijakan ataupun
pengurangan tenaga kerja, ditambah lagi dengan semakin sulitnya mencari
pekerjaan yang pada akhirnya dapat menimbulkan job insecurity pada
karyawan.
Pada penelitian Aritonang dan Anik Hermaningsing, (2020) job
insecurity secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan
terhadap kinerja. bahwa variabel tersebut berpengaruh signifikan secara
simultan terhadap variabel kinerja karyawan. Artinya bahwa budaya
organisasi, gaya kepemimpinan dan job insecurity menerangkan secara
dominan terhadap kinerja pada karyawan terutama di YAPARI