Hartono (2019) mengemukakan bahwa dampak dari terjadinya turnover
dari karyawan ataupun dari perusahaan, yaitu :
- Beban kerja.
Ketika turnover intention tinggi maka beban kerja karyawan akan meningkat
pula dikarenakan jumlah karyawan di perusahaan berkurang. Semakin tinggi
keinginan karyawan untuk keluar dari perusahaan maka beban kerja juga akan
ikut meningkat. - Biaya penarikan karyawan.
Menyangkut waktu dan fasilitas untuk wawancara dalam proses seleksi
karyawan, penarikan dan mempelajari penggantian karyawan mengundurkan
diri. Ini memerlukan waktu dan biaya untuk proses rekrutmen ulang karyawan
yang harus dikeluarkan oleh perusahaan. - Biaya latihan.
Menyangkut waktu pengawasan, departemen personalia dan karyawan baru
yang dilatih. Jika turnover intention tinggi dan banyak karyawan yang keluar
dari perusahaan, maka akan melibatkan peningkatan pada biaya pelatihan
karyawan.
Darsono dan Wulantika (2017) Mengemukakan dampak Turnover Intention
akan berdampak negatif bagi organisasi karena menciptakan ketidakstabilan
terhadap kondisi tenaga kerja, menurunnya produktivitas karyawan, suasana kerja
yang tidak kondusif dan juga berdampak pada meningkatnya biaya sumber daya
manusia
