Turnover intention ditandai oleh beberapa hal mengenai
perilaku yang ditunjukan oleh karyawan. Indikasi-indikasi tersebut
dapat digunakan sebagai patokan untuk mengukur turnover
intention karyawan pada sebuah perusahaan. Mobley et al (1979)
menyatakan bahwa ada beberapa indikator yang dapat mengukur
turnover intention dilihat dari beberapa aspek yaitu :
1) Thinking of quitting (memikirkan untuk keluar)
Seorang individu yang memiliki pemikiran untu
keluar dari pekerjaan saat ini dan tetap berada di
lingkungan pekerjaan saat ini. Hal tersebut biasanya
didasari karena adanya perasaan ketidakpuasan kerja
yang dirasakan oleh karyawan sehingga akhirnya
karyawan tersebut mulai berpikir untuk keluar dari
tempat kerjanya saat ini.
2) Intention to search for alternatives (keinginan untuk
mencari pekerjaan lain)
Pada indikator ini menggambarkan perasaan individu
yang memiliki keinginan untuk mencari pekerjaan pada
perusahaan lain. Ketika karyawan memiliki keinginan
untuk keluar dari perusahaan, karyawan tersebut sudah
mulai mencari pekerjaan lain diluar perusahaannya yang
lebih baik.
3) Intention to quit (keinginan untuk keluar)
Menggambarkan niat seorang karyawan untuk keluar
dari perusahaannya. Biasanya karyawan yang memiliki
niat untuk keluar dari perusahaannya adalah karyawan
yang sudah mendapatkan pekerjaan yang baru yang
dirasa lebih baik dari sebelumnya dan nantinya akan
diakhiri dengan keputusan karyawan tersebut untuk tetap
tinggal atau keluar dari pekerjaan.
Menurut Hom dan Griffeth (1991) turnover intention
memiliki beberapa indikator diantaranya adalah :
1) Individu berpikir untuk meninggalkan organisasi
Salah satu indikasi bahwa seorang karyawan
merasakan keinginan untuk berpindah kerja adalah
karyawan tersebut sudah memiliki pemikiran untuk
meninggalkan organisasi yang ditempati saat ini.
2) Individu ingin mencari pekerjaan pada organisasi yang
lainnya
Ketika seorang karyawan menginginkan untuk
mencari pekerjaan pada organisasi lain yang bukan
tempat kerjanya saat ini, maka karyawan tersebut
merasakan turnover intention atau keinginan untuk
berpindah.
3) Individu ingin meninggalkan organisasi
Seorang karyawan yang memiliki rasa ingin
meninggalkan organisasi atau perusahaan tempat ia
bekerja, indikasi ini menunjukkan karyawan tersebut
masih menginginkan, belum ada tindakan.
4) Individu ingin meninggalkan organisasi dalam waktu
dekat
Karyawan yang menginginkan meninggalkan
organisasi dalam jangka waktu dekat. Ketika karyawan
tersebut ada indikasi seperti ini, biasanya ia sudah mulai
mencari organisasi lain untuk ditempati di masa yang
akan datang.
5) Individu ingin meninggalkan organisasi bila ada
kesempatan.
Seorang karyawan yang sudah memiliki keinginan
untuk meninggalkan organisasi, ketika organisasi yang ia
tempati sedang mengalami masalah, maka hal tersebut
dijadikan alasan untuk melakukan pengunduran diri
