Persepsi menurut Robbins (2008:27) adalah suatu keadaan yang melibatkan
perasaan, kemampuan berpikir, dan pengalaman seseorang pada suatu objek atau
stimulus tertentu sehingga mempengaruhi keadaan individual seseoarang. Agus
Suntoyo (dalam Eroy, 2018:28) berpendapat bahwa persepsi merupakan sebuah
proses yang dilakukan individu untut menyeleksi dan mengorganisasikan apa yang
telah diterimanya dari sebuah rangsangan, sehingga dari proses tersebut
memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi dirinya. Tidak jauh berbeda dengan
pendapat Supartha dan Sintaasih (2017:18) yang mengatakan bahwa presepsi
merupakan suatu cara individu dalam mengoperasikan dan menginterpretasikan
sensori yang diterima dengan tujuan untuk memberikan arti pada lingkungan yang
ada di sekitar mereka. Menurut Wijaya (2017:48) berpendapat bahwa persepsi
merupakan penggabungan stimulus yang diterima individu yang ada dalam dirinya
seperti pikiran, perasaan, pengalaman yang pernah dan dirasakan individu sehingga
berpengaruh dalam proses persepsinya dan dari persepsi yang tercipta itulah
individu tersebut memandang dunianya. Menurut Thoha (dalam Suryani dkk,
2019:24) presepsi hakekatnya merupakan sebuah proses kognitif yang dialami
semua individu dalam memahami informasi mengenai lingkungannya berdasarkan
apa yang dilihat, dihayati, dirasakan dan dicium
Berdasarkan penjelasan mengenai persepsi di atas dapat disimpulkan bahwa
persepsi merupakan proses kegiatan kognitif individu yang timbul karena adanya
stimulus dari dalam diri maupun lingkungan sekitarnya seperti perasaan,
pemikiran,dan pengalaman seseorang.
Rivai (dalam Rezeki dkk, 2021:146) berpendapat bahwa kompensasi adalah
sesuatu yang didapat dan diterima oleh karyawan dengan tujuan sebagai
penggantidari kontribusi jasa yang telah karyawan berikan pada perusahaan.
Selain itukompensasi pemberian balas jasa secara keseluruhan untuk employers
maupun employees, dengan pemberian baik secara langsung maupun tidak
langsung hal tersebut dijelaskan oleh Martoyo (dalam Sinambela 2016:218).
Kemudian menurutMelayu Hasibuan (dalam Ansory dan Indrasari, 2018:231)
kompensasi adalah segala bentuk pendapatan yang diterima oleh karyawan dalam
bentuk uang, barang secara langsung maupun tidak langsung yang diberikan
secara langsung atauditerima langsung oleh karyawan sebagai bentuk balas jasa
dari perusahaan. Kompensasi merupakan segala sesuatu yang didapat dan
diterima oleh karyawan sebagai bentuk balas jasa atas apa yang mereka kerjakan
dan kompensasi merupakan cara peusahaan untuk meningkatkan prestasi,
motivasi dan kepuasan kerja karyawannya (Masram dan Mu’ah 2015).
Sedangkan menurut Aisyah (2019:5) kompensasi merupakan imbalan yang
berlaku dan muncul dari pekerjaan yang mempunyai komponen pembayaran
langsung dan pembayaran tidaklangsunng.
Berdasarkan penjelasan mengenai kompensasi dari beberapa tokoh maka
dapatdisimpulkan bahwa kompensasi merupakan bentuk timbal balik perusahaan
terhadap karyawan atas apa yang telah dilakukan untuk perusahaan.
Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa persepsi terhadap
kompensasi adalah proses berfikir karyawan terhadap timbal balik yang
diberikan oleh perusahaan
