Hubungan antara Kompensasi dengan Turnover Intention


Secara konseptual turnover intention adalah keluar masuknya karyawan
pada suatu perusahaan. Turnover intention merupakan keinginan karyawan untuk
berpindah tempat dia bekerja untuk mencari tempat kerja yang lebih baik. Salah
satu faktor yang mempengaruhi turnover intention yaitu kompensasi. Pemberian
kompensasi pada karyawan menjadi salah satu tugas yang paling kompleks bagi
perusahaan dan menjadi salah satu aspek yang paling berarti baik bagi karyawan
maupun perusahaan. Kompensasi yang sesuai standart dan keinginan maupun
latar belakang pendidikan karyawan, akan membuat karyawan puas akan
penghasilannya dan tidak berpikir untuk keluar dari perusahaan.
Hubungan antara kompensasi dengan turnover intention yaitu jika
kompensasi dibayar secara wajar dan benar maka niat karyawan untuk berpindah
dari perusahaan dapat diminimalkan. Karyawan akan terus bertahan dan tidak
memikirkan untuk meninggalkan perusahaan Sebaliknya jika kompensasi tidak
dibayar secara layak dan wajar, maka karyawan tentu akan berusaha keluar dan
memilih perusahaan yang membayar kompensasi seperti yang diinginkannya.
Dengan demikian bahwa semakin tinggi kompensasi yang diberikan oleh
perusahaan maka semakin rendah tingkat turnover karyawan pada perusahaan, hal
ini dibuktikan pada penelitian yang dilakukan Emeraldo Rizky Yudhistira (2017)
tentang pengaruh kompensasi terhadap turnover intention dengan kepuasan kerja
sebagai variabel mediasi studi pada PG Kebon Agung, yang menemukan bahwa
kompensasi berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap turnover
intention