Menurut Hartono (2017) berikut merupakan indikator ataupun indikasi-indikasi
terjadinya turnover intention :
- Absensi yang meningkat
Karyawan yang berkeinginan untuk melakukan pindah kerja, biasanya ditandai
dengan absensi yang semakin meningkat. Tingkat tanggung jawab karyawan dalam
fase ini sangat kurang dibandingkan dengan sebelumnya. - Mulai malas bekerja
Karyawan yang berkeinginan untuk melakukan pindah kerja, akan lebih malas bekerja
karena orientasi karyawan ini adalah bekerja di tempat lainnya yang dipandang lebih
mampu memebuhi semua keinginan karyawan yang bersangkutan. - Peningkatan terhadap pelanggaran tata tertib kerja
Berbagai pelanggaran terhadap tata tertib dalam lingkungan pekerjaan sering
dilakukan karyawan yang akan melakukan turnover. Karyawan lebih sering
meninggalkan tempat kerja Ketika jam-jam kerja berlangsung maupun berbagai
bentuk pelanggaran lainnya. - Peningkatan protes terhadap atasan
Karyawan yang berkeinginan untuk melakukan pindah kerja, lebih sering melakukan
protes terhadap kebijakan-kebijakan Perusahaan kepada atasan. Materi protes yang
ditekankan biasanya berhubungan dengan balas jasa atau aturan yang tidak sependapat
dengan keinginan karyawan.
Niat karyawan untuk meninggalkan organisasi (Turnover Intention) Oleh Harnoto
(2016) dapat diukur dengan lima indikator: - Absensi Meningkat
Tingkat absensi karyawan yang memiliki niat untuk melakukan pindah kerja
ditadai dengan tingkat absensi yang meningkat. - Mulai malas dalam bekerja.
Karyawan mulai malas melakukan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab dan
mulai membandingkan dengan dengan pekerjaan lain. - Peningkatan terhadap pelanggaran tata tertib kerja.
Terjadi pelanggaran Peraturan perusahaan yang telah menjadi standart
opretional prosedure perusahaan. - Peningkatan protes terhadap atasan.
Karyawan yang memiliki niat untuk pindah menjadi sestif terhadap kebijakan
pimpinan, apa lagi hal ini berkaitan dengan balas jasa yang diberikan oleh
perusahaan. - Perilaku positif yang sangat berbeda dari biasanya.
Indikasi terjadinya turnover intention dapat juga dipediksi melalui prilaku
positif karyawan. Karyawan menjadi giat dalam menjalankan pekerjaannya justru
menujukan karyawan akan melakukan turnover.
Indikator yang dipergunakan untuk mengetahui intensi turnover dikembangkan dari
hasil penelitian Chen & Francesco (Yuliana, 2017) yang meliputi: - Pikiran untuk keluar
- Keinginan untuk mencari lowongan pekerjaan lain
- Adanya keinginan untuk meninggalkan organisasi dalam beberapa bulan
mendatang
