Indikator Turnover Intention


Menurut Hartono (2017) berikut merupakan indikator ataupun indikasi-indikasi
terjadinya turnover intention :

  1. Absensi yang meningkat
    Karyawan yang berkeinginan untuk melakukan pindah kerja, biasanya ditandai
    dengan absensi yang semakin meningkat. Tingkat tanggung jawab karyawan dalam
    fase ini sangat kurang dibandingkan dengan sebelumnya.
  2. Mulai malas bekerja
    Karyawan yang berkeinginan untuk melakukan pindah kerja, akan lebih malas bekerja
    karena orientasi karyawan ini adalah bekerja di tempat lainnya yang dipandang lebih
    mampu memebuhi semua keinginan karyawan yang bersangkutan.
  3. Peningkatan terhadap pelanggaran tata tertib kerja
    Berbagai pelanggaran terhadap tata tertib dalam lingkungan pekerjaan sering
    dilakukan karyawan yang akan melakukan turnover. Karyawan lebih sering
    meninggalkan tempat kerja Ketika jam-jam kerja berlangsung maupun berbagai
    bentuk pelanggaran lainnya.
  4. Peningkatan protes terhadap atasan
    Karyawan yang berkeinginan untuk melakukan pindah kerja, lebih sering melakukan
    protes terhadap kebijakan-kebijakan Perusahaan kepada atasan. Materi protes yang
    ditekankan biasanya berhubungan dengan balas jasa atau aturan yang tidak sependapat
    dengan keinginan karyawan.
    Niat karyawan untuk meninggalkan organisasi (Turnover Intention) Oleh Harnoto
    (2016) dapat diukur dengan lima indikator:
  5. Absensi Meningkat
    Tingkat absensi karyawan yang memiliki niat untuk melakukan pindah kerja
    ditadai dengan tingkat absensi yang meningkat.
  6. Mulai malas dalam bekerja.
    Karyawan mulai malas melakukan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab dan
    mulai membandingkan dengan dengan pekerjaan lain.
  7. Peningkatan terhadap pelanggaran tata tertib kerja.
    Terjadi pelanggaran Peraturan perusahaan yang telah menjadi standart
    opretional prosedure perusahaan.
  8. Peningkatan protes terhadap atasan.
    Karyawan yang memiliki niat untuk pindah menjadi sestif terhadap kebijakan
    pimpinan, apa lagi hal ini berkaitan dengan balas jasa yang diberikan oleh
    perusahaan.
  9. Perilaku positif yang sangat berbeda dari biasanya.
    Indikasi terjadinya turnover intention dapat juga dipediksi melalui prilaku
    positif karyawan. Karyawan menjadi giat dalam menjalankan pekerjaannya justru
    menujukan karyawan akan melakukan turnover.
    Indikator yang dipergunakan untuk mengetahui intensi turnover dikembangkan dari
    hasil penelitian Chen & Francesco (Yuliana, 2017) yang meliputi:
  10. Pikiran untuk keluar
  11. Keinginan untuk mencari lowongan pekerjaan lain
  12. Adanya keinginan untuk meninggalkan organisasi dalam beberapa bulan
    mendatang