Kepuasan Kerja


Kepuasan Kerja melibatkan persepsi dan sikap individu terhadap pekerjaan
mereka, termasuk manfaat dan kompensasi yang mereka terima, serta faktor
lingkungan, interpersonal, dan organisasi di tempat kerja mereka (Ibrahim et al.,
2024).
Menurut (Ibrahim et al., 2024) menyatakan bahwa, ada beberapa indikator
untuk mengukur Kepuasan Kerja yaitu:

  1. Gaji: Merupakan jumlah kompensasi yang diberikan sebagai imbalan atas
    pekerjaan yang sudah dilakukan.
  2. Pengawasan: Proses pemantauan atau koreksi yang dilakukan manajemen
    terhadap pelaksanaan pekerjaan agar sesuai dengan rencana.
  3. Imbalan Bersyarat: merujuk pada jenis kompensasi yang diberikan kepada
    karyawan berdasarkan pencapaian kriteria atau hasil tertentu yang telah
    ditetapkan.
  4. Tunjangan Tambahan: Bentuk kompensasi tambahan yang diberikan, tetapi
    hanya jika karyawan tersebut memenuhi persyaratan atau mencapai kondisi
    tertentu.
  5. Sifat Pekerjaan: Mengacu pada jenis pekerjaan dan tugas – tugas yang
    dapat di lakukan di tempat kerja.
    Kepuasan kerja adalah kemampuan dalam melaksanakan tugas dan
    mencapai standar keberhasilan yang ditetapkan oleh perusahaan kepada karyawan
    sesuai dengan pekerjaan yang diberikan kepada masing-masing karyawan
    (Todingbua & Lambe, 2024).
    Berdasarkan definisi di atas, indikator Kepuasan Kerja menurut (Todingbua
    & Lambe, 2024):
  6. Pekerjaan itu sendiri: Sejauh mana pekerjaan tersebut menyediakan tugas-
    tugas yang menarik bagi individu, peluang untuk belajar, dan kesempatan
    untuk menerima tanggung jawab.
  7. Gaji/Upah: Jumlah remunerasi finansial yang diterima dan sejauh mana hal
    ini dipandang adil terhadap orang lain dalam organisasi.
  8. Kesempatan promosi: Peluang untuk maju dalam organisasi.
  9. Pengawasan: Kemampuan pengawas untuk memberikan bantuan teknis dan
    dukungan perilaku.
  10. Hubungan Dengan Rekan kerja. Sejauh mana rekan kerja memiliki
    kecakapan teknis dan dukungan sosial.
    Berdasarkan penjelasan diatas, maka variabel Kepuasan Kerja merujuk pada
    penggunaan indikator menurut (Todingbua & Lambe, 2024)