Green Human Resource Management didefinisikan sebagai suatu
mekanisme untuk meningkatkan kemauan karyawan dalam mengambil inisiatif
ramah lingkungan dan menunjukan perilaku ramah lingkungan, mengikuti
kebijakan Green Human Resource Management didalam suatu organisasi karyawan
akan memperjuangkan tujuan dan visi organisasi (Hassanein et al., 2024).
Menurut (Hassanein et al., 2024) menyatakan bahwa, ada beberapa
indikator untuk mengukur Green Human Resource Management yaitu:
- Perekrutan Ramah Lingkungan: Suatu proses perekrutan karyawan baru
yang secara aktif mempertimbangkan dampak lingkungan dari setiap tahap
proses perekrutan - Pelatihan: Serangkaian kegiatan yang diberikan kepada karyawan untuk
meningkatkan kemampuan. - Kinerja: Hasil yang dicapai oleh karyawan dalam melaksanakan atau
menyelesaikan tugas dan tanggung jawab yang diberikan. - Penghargaan: Suatu bentuk imbalan yang diberikan kepada karyawan atas
usaha atau kontribusi yang telah dilakukan. - Keterlibatan: Partisipasi pihak manajemen maupun manajer dalam proses
operasional organisasi terkait inovasi atau ide – ide ramah lingkungan.
Perusahaan yang menjalankan Green Human Resource Management
menerapkan kebijakan organisasi yang ramah lingkungan, memenuhi tanggung
jawab perusahaan, dan menjaga lingkungan yang pada akhirnya akan meningkatkan
citra mereka yang akan berdampak pada keberlanjutan bisnis (Setyaningrum &
Muafi, 2023).
Menurut (Setyaningrum & Muafi, 2023) menyatakan bahwa, ada beberapa
indikator untuk mengukur Green Human Resource Management yaitu: - Green Office: Konsep manajemen kantor yang mengintegrasikan prinsip-
prinsip keberlanjutan dalam operasional sehari-hari - Green Corporate: mengacu pada perusahaan yang menjalankan bisnis
dengan memprioritaskan keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan
dalam setiap aspek operasionalnya. - Green Ability: Kemampuan organisasi atau individu untuk mengadopsi,
mengelola, dan menerapkan praktik-praktik ramah lingkungan secara
efektif dan inovatif. - Green Employees: Adalah karyawan yang memiliki kesadaran lingkungan
yang tinggi, menerapkan perilaku ramah lingkungan di tempat kerja, serta
aktif mendukung inisiatif keberlanjutan perusahaan. - Green Opportunity: Merujuk pada peluang yang dapat dimanfaatkan oleh
organisasi untuk menciptakan nilai tambah melalui inisiatif keberlanjutan.
Berdasarkan penjelasan diatas, maka variabel Green Human Resource
Management merujuk pada penggunaan indikator menurut (Hassanein et al.,
2024)
