Bursa Efek Indonesia


Bursa Efek Indonesia (BEI) dikenal juga dengan nama Indonesian Stock
Exchange (IDX) adalah bursa yang dihasilkan dari penggabungan Bursa Efek
Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES) ditanggal 1 desember 2007. Bursa
ini dibentuk untuk meningkatkan efektivitas operasional serta transaksinya.
Sebelumnya Bursa Efek Indonesia menggunakan sistem perdagangan yang
bernama Jakarta Automated Trading System (JATS) yang kemudian diganti
menjadi system baru Bernama JATS-NextG pada tanggal 2 maret 2009. BEI
terletak di Jln, Jendral Sudirman no 52-53,Senayan,Jakarta Selatan di Gedung
Bursa Efek Indonesia dekat Kawasan Niaga Sudirman.
Bursa Efek Indonesia membagikan data pergrakan harga saham
menggunakan media cetak serta elektronik guna meberikan informasi yang lengkap
mengenai perkembangan bursa kepada publik. Indeks harga saham gabungan
( IHSG) merupakan salah satu indikator untuk melihat perkembangan harga saham.
Saat ini Bursa Efek Indonesia merupakan satu-satunya pasar modal di Indonesia
menurut (Wardiyah, 2017) pasar modal adalah institusi yang menjalankan kegiatan
perdagangan atas penawaran efek, serta menjadi tempat bagi perusahaan maupun
individu dalam menjual dan membeli efek yang mereka miliki. (Sudirman, 2015)
mengatatakan pasar modal merupakan tempat pertemuan antara penjual serta
pembeli yang diperjual belikan adalah modal dalam bentuk saham dan obligasi.
Pasar modal juga merupakan tempat pertemuan antar pihak yang mempunyai dana
bertemu pihak yang sedang kekurangan dana.
Salah satu faktor penting dalam membangun perekonomian nasional adalah
pasar modal,pasar ini juga merupakan tempat perusahaan meningkatkan nilai
keuangannya (Muklis, 2016). (Wardiyah, 2017) mengatakan pasar modal memiliki
2 fungsi utama yaitu:

  1. Fungsi Ekonomi, merupakan tempat bertemunya antara investor dan pihak yang
    sedang mengalami kekurangan dana seperti perusahaan, yang mana pihak
    kekurangan dana bisa mendapatkan dana atau modal dari investor yang
    berinvestasi. Dana tersebut bisa digunakan untuk mengembankan usaha
    perusahaan.
  2. Fungsi Keuangan, merupakan tempat dimana masyrakat melakukan investasi
    keuangan pada suatu perusahaan yang kemungkinan mendapatkan keuntungan
    dari hasil dari investasi tersebut.
    Pasar modal juga dapat dibagi menjadi beberapa jenis pasar modal yakni:
  3. Pasar Perdana, merupakan pasar dimana perusahaan secara perdana akan
    menawarkan efek atau sahamnya pertama kali kepada masyarakat. Penawaran
    perdana ini dinamakan Initial Public Offering (IPO), dipasar ini kegiatan jual
    beli antara perusahaan dan investor perlu menggunakan perantara serta dipasar
    ini perusahaan akan mendapat modal atau dana untuk mengembangkan
    usahanya(Wardiyah, 2017).
  4. Pasar Sekunder, ketika proses penawaran efek atau saham di pasar perdana
    selesai, selanjutnya saham atau efek akan diperjual belikan dipasar sekunder
    dan kurs dari saham akan menentukan naik turunya harga saham. Kurs saham
    dipengaruhi oleh besarnya tingkat permintaan serta penawaran dari saham, dan
    16
    kegiatan jual beli saham atau efek dilakukan antara investor dengan investor
    lainnya(Sudirman, 2015)
  5. Pasar Pararel, merupakan pasar tempat perusahaan mengeluarkan efk atau
    saham yang tidak mencapai syarat listing di Bursa Efek, pasar ini dijalankan
    oleh PPUE atau Persatuan Perdagangan Uang dan Efek (Sudirman, 2015)
    Perusahaan- perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia akan
    dikategorikan dan diklasifikasikan menjadi 12 sektor yaitu(IDX, 2021):
  6. Sektor Energi
    Sektor ini terdiri dari perusahan yang menjual produk dan jasa untuk ektrasi
    energi yang tidak dapat diperbaruhi dan energi alternatif, serta perusahan jasa
    yang membant industri ini.
  7. Sektor Barang Baku
    Sektor ini terdiri dari perusahaan yang menjual produk serta jasa dalam bentuk
    bahan baku yang akan digunakan perusahaan industri lain untuk membuat
    barang jadi.
  8. Sektor Perindustrian
    Sektor terdiri dari perusahaan yang menjual produk dan jasa yang secara umum
    untuk konsumsi industri, barang yang dijual adalah barang jadi bukan bahan
    baku.
  9. Sektor Barang Konsumen Primer
    Sektor ini terdiri dari perusahaan yang memproduksi serta mendistribusikan
    produk dan jasa yang umum untuk konsumen dalam bentuk barang primer.
    17
  10. Sektor Barang Konsumen Non- Primer
    Sektor ini terdiri dari perusahaan yang memproduksi serta mendistribusikan
    produk dan jasa yang umum untuk konsumen dalam bentuk barang sekunder.
  11. Sektor Kesehatan
    Sektor ini terdiri dari perusahaan yang memproduksi dan memberikan pelayanan
    di bidang kesehatan.
  12. Sektor Keuangan
    Sektor ini terdiri dari perusahaan yang menyediakan pelayanan jasa keuangan.
  13. Sektor Properti & Real Estate
    Sektor ini terdiri dari perusahaan yang mengembangkan properti & real estate
    serta perusahaan memberikan jasa pendukung di sektor ini.
  14. Sektor Teknologi
    Sektor ini terdiri dari perusahaan yang menjual produk dan jasa yang berkaitan
    dengan teknologi.
  15. Sektor Infrastuktur
    Sektor ini terdiri dari perusahaan yang menyediakan dan berkaitan dengan
    pembangunan serta pengadaan infrastuktur.
  16. Sektor Transportasi & Logistik
    Sektor ini terdiri dari perusahaan yang berfokus pada jasa pengantaran dan
    pengangkutan.
  17. Sektor Produk Investasi Tercatat
    Sektor ini terdiri dari produk – produk investasi yang terdaftar dalam Bursa
    Efek Indonesia