Return On Asset (ROA) merupakan rasio yang menunjukkan hasil (return)
atas jumlah aktiva yang digunakan dalam perusahaan (Kasmir, 2016:202). ROA
mampu memprediksi kemampuan perusahaan dalam jangka panjang dengan
mempertimbangkan keuntungan periode sebe-lumnya (Widhiastuti dkk., 2017).
Semakin besar ROA menunjukkan kiner-ja yang semakin baik karena tingkat
pengembalian yang semakin besar. Rasio ini mengukur seberapa banyak laba bersih
yang bisa diperolah dari se-luruh asset yang dimiliki dan ditanamkan ke dalam
sebuah perusahaan (efisiensi aktiva). Semakin tinggi ROA menunjukkan semakin
efektif perusahaan dalam memanfaatkan aktivanya untuk menghasilkan laba bersih
setelah pajak. Peningkatan ROA akan menambah daya tarik investor untuk
menanamkan dananya dalam perusahaan. Sehingga harga saham perusahaan akan
meningkat, dengan kata lain ROA akan berdampak positif ter-hadap return saham.
Hal ini juga didukung oleh penelitian yang dilakukan Budialim (2013)
