Strategi Meningkatkan Kualitas Pelayanan


Menurut Tjiptono di dalam Safrizal (2015), strategi yang perlu
diperhatikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan sebagai berikut :
1) Mengidentifikasi determinan utama kualitas jasa dengan melakukan
riset untuk mengindentifikasi determinan jasa yang paling penting
bagi pasar sasaran dan memperkirakan penilaian yang diberikan
pasar sasaran terhadap perusahaan dan pesaing berdasarkan
determinan tersebut.
2) Mengelola harapan konsumen, jika semakin banyak janji yang
diberikan, maka semakin besar pula harapan konsumen yang ada.
Pada gilirannya akan menambah peluang tidak dapat terpenuhinya
harapan konsumen oleh perusahaan.
3) Mengelola bukti (evidence) kualitas jasa, dengan pengelolaan bukti
bertujuan untuk memperkuat persepsi konsumen selama dan sesudah
jasa diberikan.
4) Mendidik konsumen tentang jasa yang lebih terdidik akan dapat
mengambil keputusan secara lebih baik. Oleh karenanya kepuasan
mereka dapat tercipta lebih tinggi.
5) Mengembangkan budaya kualitas yang merupakan sistem nilai
organisasi yang menghasilkan lingkungan yang kondusif bagi
pembentukan dan penyempurnaan kualitas secara terus menerus.
6) Menciptakan automating quality dapat mengatasi variabilitas
kualitas jasa yang disebabkan kurangnya sumber daya manusia yang
dimiliki.
7) Menindaklanjuti jasa dapat membantu memisahkan aspek-aspek jasa
yang perlu ditingkatkan. Perusahaan perlu mengambil inisiatif untuk
menghubungi sebagian atau semua konsumen untuk mengetahui
tingkat kepuasan dan persepsi mereka terhadap jasa yang diberikan.
8) Mengembangkan sistem informasi kualitas jasa merupakan suatu
sistem yang menggunakan berbagai macam pendekatan riset secara
sistematis untuk mengumpulkan dan menyebarluaskan informasi
kualitas jasa guna mendukung pengambilan keputusan