Indikator Kepemimpinan


Adapun indikator”kepemimpinan menurut (Hasibuan, 2012:170)
adalah :

  1. Kemampuan”analisis, yaitu pimpinan mampu menganalisa dalam
    menentukan langkah-langkah pencapaian” tujuan.
  2. Keteladanan, yaitu pimpinan hendaknya mampu memberikan”contoh atau
    teladan dengan kesederhanaan terhadap para”pegawai agar tidak terlalu
    royal.
  3. Rasionalitas dan objektivitas, yaitu pimpinan dalam menentukan tujuan
    haruslah bersifat rasional dan dala menilai para”bawahannya hendak
    bersifat objektif.
  4. Instruksi”kerja, yaitu pimpinan dalam menyusun langkah-langkah dalam
    proses pencapaian tujuan harus terprogram, tersusun dan terkonsep.
  5. Kemampuan”mendengar saran, pimpinan yang demokratis harus mau
    mendengarkan bawahannya agar terhindar dari sifat otoriter.
  6. Ketrampilan”berkomunikasi, yaitu memiliki kemampuan berkomunikasi
    yang baik dalam penyampaian”perintah kepada karyawan.
  7. Pembagian”tugas, yaitu pimpinan harus bias beradaptasi dengan
    lingkungannya agar mampu menciptakan lingkungan”kerja yang kondusif
    dalam pembagian tugas.
  8. Ketegasan”dalam bertindak, yaitu pimpinan dalam pengambilan keputusan
    harus bersikap”tegas tanpa kompromi agar disegani oleh bawahannya.
    Menurut Kartono (2014:159), kepemimpinan”seseorang dapat dilihat
    dan dinilai dari beberapa”indikator sebagai berikut :
  9. Kemampuan mengambil”keputusan
    Pengambilan keputusan”adalah suatu pendekatan yang sistematis terhadap
    hakikat alternatif yang dihadapi dan mengambil tindakan yang menurut
    perhitungan merupakan tindakan yang paling tepat.
  10. Kemampuan”memotivasi
    Kemampuan memotivasi”adalah daya pendorong yang mengakibatkan
    seorang anggota organisasi mau dan rela untuk menggerakkan
    kemapuannya (dalam bentuk keahlian atau keterampilan) tenaga dan
    waktunya untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menjadi
    tanggung jawabnya dan menunaikan kewajibannya, dalam rangka
    pencapaian tujuan dan berbagai sasaran organisasi yang telah ditentukan
    sebelumnya.
  11. Kemampuan komunikasi
    Kemampuan komunikasi adalah kecakapan atau kesanggupan
    penyampaian pesan, gagasan, atau pikiran kepada orang lain dengan tujuan
    orang lain tersebut memahami apa yang dimaksudkan dengan baik, secara
    langsung lisan atau tidak langsung.
  12. Kemampuan mengendalikan bawahan
    Seorang pemimpin harus memiliki keinginan untuk membuat orang lain
    mengikuti keinginannya dengan menggunakan kekuatan pribadi atau
    kekuasaan jabatan secara efektif dan pada tempatnya demi kepentingan
    jangka panjang perusahaan. Termasuk di dalamnya memberitahukan orang
    lain apa yang harus dilakukan dengan nada yang bervariasi mulai dari nada
    tegas sampai meminta atau bahkan mengancam. Tujuannya adalah agar
    tugas-tugas dapat terselesaikan dengan baik.
  13. Tanggung jawab
    Seorang pemimpin harus memiliki tanggung jawab kepada bawahannya.
    Tanggung jawab bias diartikan sebagai kewajiban yang wajib
    menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau
    memberikan jawab dan menaggung akibatnya.
  14. Kemampuan mengendalikan emosional
    Kemampuan mengendalikan emosional adalah hal yang sangat penting
    bagi keberhasilan hidup kita. Semakin baik kemampuan kita
    mengendalikan emosi semakin mudah kita akan meraih kebahagian