Adapun indikator”kepemimpinan menurut (Hasibuan, 2012:170)
adalah :
- Kemampuan”analisis, yaitu pimpinan mampu menganalisa dalam
menentukan langkah-langkah pencapaian” tujuan. - Keteladanan, yaitu pimpinan hendaknya mampu memberikan”contoh atau
teladan dengan kesederhanaan terhadap para”pegawai agar tidak terlalu
royal. - Rasionalitas dan objektivitas, yaitu pimpinan dalam menentukan tujuan
haruslah bersifat rasional dan dala menilai para”bawahannya hendak
bersifat objektif. - Instruksi”kerja, yaitu pimpinan dalam menyusun langkah-langkah dalam
proses pencapaian tujuan harus terprogram, tersusun dan terkonsep. - Kemampuan”mendengar saran, pimpinan yang demokratis harus mau
mendengarkan bawahannya agar terhindar dari sifat otoriter. - Ketrampilan”berkomunikasi, yaitu memiliki kemampuan berkomunikasi
yang baik dalam penyampaian”perintah kepada karyawan. - Pembagian”tugas, yaitu pimpinan harus bias beradaptasi dengan
lingkungannya agar mampu menciptakan lingkungan”kerja yang kondusif
dalam pembagian tugas. - Ketegasan”dalam bertindak, yaitu pimpinan dalam pengambilan keputusan
harus bersikap”tegas tanpa kompromi agar disegani oleh bawahannya.
Menurut Kartono (2014:159), kepemimpinan”seseorang dapat dilihat
dan dinilai dari beberapa”indikator sebagai berikut : - Kemampuan mengambil”keputusan
Pengambilan keputusan”adalah suatu pendekatan yang sistematis terhadap
hakikat alternatif yang dihadapi dan mengambil tindakan yang menurut
perhitungan merupakan tindakan yang paling tepat. - Kemampuan”memotivasi
Kemampuan memotivasi”adalah daya pendorong yang mengakibatkan
seorang anggota organisasi mau dan rela untuk menggerakkan
kemapuannya (dalam bentuk keahlian atau keterampilan) tenaga dan
waktunya untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menjadi
tanggung jawabnya dan menunaikan kewajibannya, dalam rangka
pencapaian tujuan dan berbagai sasaran organisasi yang telah ditentukan
sebelumnya. - Kemampuan komunikasi
Kemampuan komunikasi adalah kecakapan atau kesanggupan
penyampaian pesan, gagasan, atau pikiran kepada orang lain dengan tujuan
orang lain tersebut memahami apa yang dimaksudkan dengan baik, secara
langsung lisan atau tidak langsung. - Kemampuan mengendalikan bawahan
Seorang pemimpin harus memiliki keinginan untuk membuat orang lain
mengikuti keinginannya dengan menggunakan kekuatan pribadi atau
kekuasaan jabatan secara efektif dan pada tempatnya demi kepentingan
jangka panjang perusahaan. Termasuk di dalamnya memberitahukan orang
lain apa yang harus dilakukan dengan nada yang bervariasi mulai dari nada
tegas sampai meminta atau bahkan mengancam. Tujuannya adalah agar
tugas-tugas dapat terselesaikan dengan baik. - Tanggung jawab
Seorang pemimpin harus memiliki tanggung jawab kepada bawahannya.
Tanggung jawab bias diartikan sebagai kewajiban yang wajib
menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau
memberikan jawab dan menaggung akibatnya. - Kemampuan mengendalikan emosional
Kemampuan mengendalikan emosional adalah hal yang sangat penting
bagi keberhasilan hidup kita. Semakin baik kemampuan kita
mengendalikan emosi semakin mudah kita akan meraih kebahagian
