Akuntabilitas didalam sektor publik


Akuntabilitas sektor publik terdiri dari: (Estiyatini, 2015)

  1. Akuntabilitas Kinerja
    Dalam pengertian yang sempit akuntabilitas dapat dipahami
    sebagai bentukpertanggungjawaban yang mengacu pada kepada siapa
    organisasi (atau pekerja individu) bertanggungjawab dan untuk apa
    organisasi (pekerja individu) bertanggung jawab?. Dalam pengertian
    luas, akuntabilitas dapat dipahami sebagai kewajiban pihak pemegang
    amanah (agent)untuk memberikanpertanggungjawaban, menyajikan,
    melaporkan, dan mengungkapkan segala aktivitas dan kegiatan yang
    menjadi tanggung jawabnya kepada pihak pemberi amanah (principal)
    yang memiliki hak dan kewenangan untuk meminta
    pertanggungjawaban tersebut. Makna akuntabilitas ini merupakan
    konsep filosofis inti dalam manajemen sektor publik.
  2. Akuntabilitas dengan Responsibilitas
    Istilah akuntabilitas dan responsibilitas (responsibility)sering
    didefinisikan sama yaitu pertanggungjawaban. Dalam rangka memahami
    konsep akuntabilitas sangat dibutuhkan suatu analisis yang jelas dan
    mendalam sehingga tidak tumpang tindih dengan pengertian
    responsibilitas. Dalam beberapa kajian disebutkan bahwa akuntabilitas
    lebih baik dan berbeda dengan resposibilitas. Akuntabilitas didasarkan
    pada catatan/laporan tertulis sedangkan responsibilitasdidasarkan atas
    kebijaksanaan.
    Akuntabilitas merupakan sifat umum dari hubungan otoritasi
    asimetrik misalnya yang diawasi dengan pengawasnya, agen dengan
    prinsipal, yang mewakili dengan yang diwakili, dan sebagainya. Selain itu,
    kedua konsep tersebut sebetulnya juga mempunyai perbedaan fokus dan
    cakupannya. Responsibility lebih bersifat internal sebagai
    pertanggungjawaban bawahan kepada atasan yang telah memberikan tugas
    dan wewenang, yang biasanya terbatas pada bidang keuangan saja,
    sedangkan akuntabilitas lebih bersifat eksternal sebagai tuntutan
    pertanggungjawaban dari masyarakat terhadap apa saja yang telah
    dilakukan oleh para pejabat atau aparat.
  3. Akuntabilitas dan Stewardship
    Istilah akuntabilitas juga sering dipersamakan dengan stewardship
    yaitu keduanya merupakan pertanggungjawaban. Sebenarnya,akuntabilitas
    merupakan konsep yang lebih luas dari stewardship. Stewardshipmengacu
    pada pengelolaan atas suatu aktivitas secara ekonomis dan efisien tanpa
    dibebani kewajiban untuk melaporkan, sedangkan akuntabilitas mengacu
    pada pertanggungjawaban oleh seorang yang diberi amanah kepada
    pemberi tanggung jawab dengan kewajiban membuat pelaporan dan
    pengungkapan secara jelas