Menurut Hasibuan (2016), “pada dasarnya banyak
indikator yang mempengaruhi tingkat kedisiplinan pegawai
suatu organisasi, diantaranya”:
- Kehadiran
Hal ini menjadi indikator yang mendasar untuk mengukur
kedisiplinan dan biasanya pegawai yang memiliki disiplin kerja
rendah terbiasa untuk terlambat dalam bekerja. - Ketaatan pada Peraturan Kerja
Pegawai yang taat pada peraturan kerja tidak akan melalaikan
prosedur kerja dan akan selalu mengikuti pedoman kerja yang
ditetapkan oleh organisasi. - Ketaatan pada standar kerja
Hal ini dapat dilihat melalui besarnya tanggung jawab pegawai
dengan tugas yang diarahkan kepadanya - Tingkat kewaspadaan tinggi
Pegawai memiliki kewaspadaan tinggi akan selalu berhati-hati,
penuh perhitungan dan ketelitian dalam bekerja, serta selalu
menggunakan sesuatu secara efektif dan efisien. - Bekerja Etis
Beberapa pegawai mungkin melakukan tindakan yang tidak sopan
ke pelanggan atau terlibat dalam tindakan yang tidak pantas. Hal ini
merupakan salah satu bentuk tindakan indispliner, sehingga bekerja
etis sebagai salah satu wujud dari disiplin kerja pegawai
