Menurut Wilson Bangun (2018: 233-234) menjelaskan bahwa untuk
memudahkan penilaian kinerja karyawan, standar pekerjaan harus dapat diukur
dan dipahami secara jelas. Terdapat empat indikator kinerja karyawan sebagai
berikut:
- Kualitas pekerjaan
Setiap karyawan harus memenuhi persyaratan tertentu untuk dapat
menghasilkan pekerjaan sesuai kualitas yang dituntut suatu pekerjaan tertentu. - Ketepatan waktu
Setiap pekerjaan memiliki karakteristik berbeda, untuk jenis pekerjaan tertentu
harus diselesaikan tepat waktu, karena memiliki ketergantungan atas pekerjaan
lainnya. - Kehadiran
Menuntut kehadiran karyawan dalam mengerjakannya sesuai waktu yang
ditentukannya. - Kemampuan kerjasama
Tidak semua pekerjaan dapat diselesaikan sendiri, mungkin harus diselesaikan
oleh dua orang atau lebih jadi membutuhkan kerja sama antar karyawan.
