Loyalitas konsumen berarti bahwa konsumen bersedia untuk berbelanja di lokasi toko
dan akan enggan untuk berlangganan di toko-toko pesaing meskipun toko pesaing
telah membuka tokonya di dekat lokasi perumahan dan memberi harga yang lebih
rendah (Utami, 2010). Sedangkan Sumarwan (2003) ,mengartikan loyalitas sebagai
sikap positif seorang konsumen terhadap suatu merek atau toko, konsumen memiliki
keinginan kuat untuk membeli ulang merak yang sama pada saat sekarang maupun
masa datang. Definisi lain diambil dari Oliver dikutip dari Haryanto dan Kawuri
(2011) yaitu sebagai komitmen untuk membeli kembali atau berlangganan suatu
produk atau jasa secara konsisten di masa yang akan datang, sehingga dapat
menyebabkan pengulangan pembelian yang sama walaupun ada pengaruh situasi dan
berbagai usaha pemasaran yang berpotensi untuk menyebabkan tindakan
perpindahan.
Berikutnya, Knox dan Denison (dalam Haryanto & Kawuri, 2011) mendefinisikan
loyalitas toko sebagai kecenderungan konsumen untuk berlangganan pada sebuah
toko, dan konsumen dikatakan loyal jika toko tersebut menjadi pilihan utama ketika
berbelanja. Berdasarkan definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa konsumen yang
loyal kepada suatu jasa atau toko mempunyai ikatan emosional di mana seseorang
tersebut dipastikan akan melakukan pembelian kembali bahkan berulang-ulang dan
tidak akan terpengaruh oleh berbagai usaha yang dilakukan pesaing.
