Kualitas Informasi


Menurut Sarwono (2012:227), yang termasuk dalam kualitas informasi
adalah isi dari informasi yang selalu up to date, akurasi isi, kelengkapan dari isi
informasi tersebut dan presentasi suatu informas.. Informasi itu bermanfaat untuk
memprediksi kegunaan, kualitas dari barang atau jasa tersebut.
Informasi yang terdapat di suatu online shop harus selalu up-to-date. Hal ini
dilakukan dengan tujuan untuk memuaskan kebutuhan konsumen akan informasi
informasi mengenai produk dan jasa di toko online shop, selain itu untuk membantu
para konsumen dalam membuat keputusan pembelian. Tata Sutabri (2012:41)
menggambarkan kualitas informasi tergantung dari tiga hal, yaitu akurat, tepat
waktu, dan relevan.
Berdasarkan teori-teori diatas, maka dapat disimpulkan bahwa kualitas
informasi merupakan berbagai macam informasi yang disajikan oleh produsen
mengenai suatu produk yang dapat membantu konsumen untuk mengambil
keputusan pembelian.
Fungsi dari informasi menurut Tata Sutabri (2012:32) yaitu informasi tidak
digunakan untuk mengarahkan seseorang dalam mengambil keputusan, tetapi
informasi digunakan untuk mengurangi ketidakpastian dan keanekaragaman
sehingga konsumen akan dapat mengambil keputusan yang baik.
Menurut Tata Sutabri (2012:38-39), kualitas informasi memiliki beberapa
ciri atau karakteristik seperti:

  1. Akurasi
    Informasi dapat dikatakan akurat jika informasi yang dicantumkan
    mengenai suatu produk adalah benar adanya, tidak ada kesalahan, dan dapat
    menjelaskan hal yang dimaksud oleh penjual.
  2. Kesesuaian
    Produsen harus mencantumkan informasi yang sesuai dengan produk yang
    dijual, dan bermanfaat untuk konsumen dan dapat membantu konsumen
    untuk mengambil keputusan dalam pembelian.
  3. Kelengkapan
    Informasi yang disediakan haruslah lengkap dan tidak setengah-setengah
    dengan begitu dapat membantu konsumen dengan sangat baik dalam
    membuat keputusan pembelian.
  4. Ketepatan Waktu
    Produsen harus menyediakan informasi dengan tepat waktu dan tidak boleh
    terlambat, produsen juga harus selalu memperbaharui informasi-informasi
    yang ada karena jika tidak informasi tersebut akan usang dan kurang
    memiliki nilai yang baik.
  5. Dimengerti
    Produsen harus menyediakan informasi dengan menggunakan bahasa dan
    kata-kata yang sesuai dengan konsumen yang ingin dituju, sehingga
    informasi tersebut akan mudah dimengerti oleh para konsumen.
  6. Dapat Diverifikasi
    Informasi yang disediakan oleh produsen tidak menyebabkan perbedaan
    dalam hal memahami antara konsumen satu dengan konsumen lainnya.
  7. Dapat Diakses
    Sebuah informasi dikatakan dapat diakses bila informasi tersebut tersedia
    saat diperlukan oleh konsumen dan dibuat dengan menggunakan format
    yang sesuai.
    Pilar-Kualitas dari suatu informasi sangat tergantung dari tiga hal. Menurut
    Tata Sutabri (2012:41) 3 hal tersebut adalah, yaitu:
  8. Akurat, berarti suatu informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan
    tidak menyesatkan konsumen. Informasi harus dijabarkan secara akurat dan
    rinci.
  9. Tepat pada waktunya, berarti informasi yang disediakan atau diberikan
    kepada konsumen tidak boleh terlambat. Teknologi yang canggih dapat
    membantu produsen untuk dapat dengan mudah menyediakan informasi
    yang dibutuhkan sehingga konsumen bias lebih efektif dalam mengambil
    keputusan.
  10. Relevan, berarti informasi tersebut dapat memberikan manfaat untuk para
    konsumennya.
    Suatu informasi dapat dinyatakan bernilai jika informasi tersebut memiliki
    manfaat yang lebih efektif dibandingkan dengan biaya untuk mendapatakannya
    atau membuatnya. Nilai informasi ini didasarkan pada mudah diperoleh, luas dan
    lengkap, ketilitian, kecocokan, ketepatan waktu, kejelasan, keluwesan, dapat
    dibuktikan, tidak adanya prasangka, dan dapat diukur