Promosi merupakan suatu bentuk dari komunikasi pemasaran dengan tujuan
untuk menyebarkan dan memberikan informasi, membujuk, mempengaruhi, serta
mengingatkan para konsumen mengenai produknya agar dapat diterima dan
mendorong konsumen untuk loyal kepada produk dan perusahaan nya, Tjiptono
dalam Musfar (2020:141). Promosi dapat membujuk konsumen, memberikan
berbagai informasi yang dibutuhkan oleh konsumen, dan memberikan dampak
kepada pengambilan keputusan konsumen, Musfar (2020:141).
Promosi menurut Musfar (2020:17) promosi merupakan komponen
pemasaran yang sangat penting karena promosi dapat meningkatkan brand
recognition dan penjualan. Keuntungan dari promosi menurut Kotler dan Amstrong
dalam Musfar (2020:148), adalah promosi dapat menarik perhatian penjualan, dan
menawarkan insetif kuat untuk membeli.
Dari beberapa teori diatas berarti dapat disimpulkan, bahwa promosi
penjualan adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan dengan
menawarkan insentif yang bersifat jangka pendek yang bertujuan untuk
memberikan dorongan berupa motivasi kepada para konsumen untuk meningkatkan
minat, dan membantu dalam mengambil keputusan pembelian.
Produsen melakukan promosi dengan tujuan-tujuan yang menguntungkan
bagi perusahaan. Tujuan dari promosi menurut Suleman (2022:59-60), yaitu:
- Menginformasikan, yaitu ditujukan untuk memberitahukan dan
menginformasikan suatu produk kepada konsumen, baik konsumen lama
maupun baru. - Membujuk konsumen sasaran, dampak dari tujuan ini yaitu agar terciptanya
keinginan konsumen untuk melakukan pembelian produk tersebut. - Mengingatkan konsumen mengenai produk yang diproduksi, agar dapat
mempertahankan merk produk. - Modifikasi tingkah laku konsumen, promosi diarahkan untuk merubah
kebiasaan pembelian yang dilakukan konsumen. Misal iklan pasta gigi yang
menginformasikan kalua pemakaian pasta gigi diletakkan penuh di bulu
sikat.
Promosi memiliki beberapa fungsi menurut Tjiptono dalam Musfar
(2020:145-146), antara lain: - Menginformasikan (Informing)
Produsen melakukan kegiatan promosi untuk menyadarkan dan
menginformasikan para konsumen terhadap produk-produk yang produsen
perjual belikan, informasi ini bisa berupa manfaat produk, penggunaan
produk, dan informasi lainnya. - Membujuk (Persuading)
Promosi yang dilakukan oleh produsen akan memberikan dorongan dan
membujuk konsumen untuk mencoba melakukan pmbelian produk yang
sedang dipromosikan. - Mengingatkan (Reminding)
Dengan adanya promosi ini secara tidak langsung akan membuat konsumen
untuk tetap mengingat produk tersebut. - Menambah Nilai (Adding Value)
Promosi yang dilakukan oleh produsen terhadap produknya akan membuat
konsumen beranggapan bahwa produk tersebut mempunyai nilai lebih dan
lebih menarik dibanding dengan produk pesaing.
Bauran promosi menurut Assauri dalam Musfar (2020:146) yaitu alat yang
digunakan untuk komunikasi antara konsumen dengan produsen. Maksud dari
bauran promosi adalah suatu program yang dilakukan oleh perusahaan untuk
berkomunikasi seperti melakukan promosi penjualan, iklan, hubungan masyarakat,
dan penjualan pribadi. Beberapa bauran promosi menurut Musfar (2020:147-153)
yang dapat dilakukan oleh produsen, yaitu: - Periklanan
Periklanan adalah salah satu promosi yang dapat dilakukan oleh produsen
secara non personal, dengan membayar untuk mensponsori produk yang
sedang dipromosikan. - Publisitas
Publisitas mempunyai fungsi yang sangat luas, produsen dapat melakukan
publisitas dengan cara menciptakan serta mempertahankan hubungan
dengan masyarakat yang akan memberikan keuntungan bagi kedua belah
pihak. - Promosi penjualan
Produsen dapat melakukan promosi dengan cara melakukan pameran dan
demonstrasi mengenai produknya.
Beberapa indikator yang terdapat dalam promosi menurut Kotler
(2012:413), yaitu: - Periklanan
Iklan merupakan bentuk dari komunikasi yang biasanya berusaha untuk
membujuk konsumen yang potensial untuk melakukan pembelian atau
mengkonsumsi lebih dari sebuah merk tertentu produk atau jasa. Periklanan
adalah bentuk presentasi dan promosi non personal yang memerlukan biaya
tentang gagasan, barang atau jasa oleh sponsor yang jelas. - Promosi penjualan
Tujuannya adalah untuk menarik konsumen untuk membeli, yaitu dengan
cara membuat pajangan di toko-toko, pameran, dan demonstrasi dengan
menggunakan alat-alat penjualan seperti poster, selebaran, dan gambar
temple. Biasanya kegiatan ini dilakukan bersama-sama dengan kegiatan
promosi lainnya, biayanya relative lebih murah dibandingkan dengan
periklanan. Promosi penjualan juga lebih fleksibel karena dapat dilakukan
setiap saat dan dimana saja. - Personal selling
Yaitu salah satu kegiatan promosi yang lebih kearah komunikasi yang
bersifat persuatif dengan tujuan untuk mendorong minat beli dari
konsumen. Selain itu tujuan lainnya adalah menghasilkan penjualan dan
membangun hubungan dengan para konsumen. - Pemasaran langsung
Yaitu penjualan yang dilakukan oleh produsen dengan cara melakukan
komunikasi secara lansung guna untuk menjalin dan menjaga hubungan
dengan konsumen. Tujuan dari promosi ini yaitu untuk memperoleh
tanggapan segera dan membina hubungan yang abadi dengan konsumen.
Bentuk promosi yang dapat digunakan seperti katalog, internet, telephone
marketing, dan sebagainya.
Indikator promosi yang akan digunakan yaitu indikator promosi menurut
Kotler (2012:413), yaitu periklanan (advertising), promosi penjualan (sales
promotion), penjualan perseorangan (personal selling), dan penjualan langsung
(direct marketing)
