Yang menjadi dimensi dan indikator lingkungan kerja menurut
Sedarmayanti (2020:21) adalah sebagai berikut:
- Lingkungan kerja fisik
a. Pencahayaan
Penerangan dan pencahayaan sangat besar manfaatnya bagi karyawan guna
mendapatkan kenyamanan dan kelancaran dalam bekerja
b. Kelembaban
Kelembaban adalah banyak air yang terkandung dalam udara, biasanya
dinyatakan dalam persentase. Kelembaban ini berhubungan atau dipengaruhi
oleh temperatur udara, dan secara bersama-sama antara temperatur,
kelembaban, kecepatan udara bergerak, dan radiasi panas dari udara tersebut
akan mempengaruhi keadaan tubuh manusia pada saat menerima atau
melepaskan panas dari tubuhnya
c. Kebisingan
Salah satu polusi yang cukup menyibukkan para pakar untuk mengatasinya
adalah kebisingan, yaitu bunyi yang tidak dikehendaki oleh telinga. Tidak
dikehendaki karena terutama dalam janka panjang bunyi tersebut dapat
mengganggu ketenangan dalam bekerja, merusak pendengaran, dan
menimbulkan kesalahan komunikasi yang dapat merusak kerja sama.
d. Pewarnaan
Warna dapat berpengaruh terhadap jiwa manusia, sebenarnya bukan warna
saja yang diperhatikan tetapi komposisi warna yang dapat berpengaruh
terhadap konsentrasi
e. Ruang gerak
Ruang gerak yang diperlukan suatu organisasi sebaiknya karyawan yang
bekerja mendapat tempat yang cukup untuk melaksanakan pekerjaan atau
tugas. Karyawan tidak mungkin dapat bekerja dengan tenang danmaksimal
jika tempat yang tersedia tidak dapat memberikan kenyamanan
f. Fasilitas
Fasilitas merupakan suatu penunjang untuk karyawan dalam menjalankan
aktivitas dalam bekerja.
g. Bau-bauan di tempat kerja
Adanya bau-bauan di sekitar tempat kerja dapat dianggap sebagai
pencemaran, karena dapat mengganggu konsentrasi bekerja, dan bau- bauan
yang terjadi terus menerus dapat mempengaruhi kepekaan penciuman. - Lingkungan kerja non fisik
a. Hubungan dengan pemimpin
Hubungan atasan dengan bawahan atau karyawannya harus di jaga dengan
baik dan harus saling menghargai antara atasan dengan bawahan, dengan
saling menghargai maka akan menimbulkan rasa hormat diantara individu
masing-masin.
b. Hubungan sesama rekan kerja
Hubungan dengan rekan kerja yang harmonis dan tanpa saling intrik di
antara sesama rekan sekerja. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi
karyawan tetap tinggal dalam suatu organisasi adalah adanya hubungan
yang harmonis dan kekeluargaan.
c. Komunikasi antar pegawai
Kerjasama antar karyawan harus dijaga dengan baik, karena akan
mempengaruhi pekerjaan yang mereka lakukan. Jika kerja sama antar
karyawan dapat terjalin dengan baik maka karyawan dapat menyelesaikan
pekerjaan mereka secara efektif dan efisien
d. Keamanan kerja
Suatu keadaan yang aman, selamat dan sehat baik fisik maupun mental yang
berhubungan dengan dunia kerja, unsur-unsur penunjang yang mendukung
terciptanya suasana kerja yang aman baik berupa materil ataupun
nonmateril. Guna menjaga tempat dan lingkungan kerja tetapdalam keadaan
aman, maka perlu diperhatikan adanya keberadaannya. Salah satu upaya
menjaga keamanan di tempat kerja, dapat memanfaatkan tenaga kerja
satuan petugas keamanan
