Lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang berada disekitar pekerja dan
yang dapat mempengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas-tugas yang
dibebankan ( Nitisitemo,1992 ). Salah satu faktor yang diduga dapat
mempengaruhi motivasi kerja adalah lingkungan kerja. Lingkungan kerja
secara umum merupakan lingkungan dimana pekerja tersebut berada misalnya
kondisi ruangan, fasilitas kantor, dan sebagainya.
Lingkungan kerja yang dapat mempengaruhi atau meningkatkan
efesiensi(daya guna) dan efektivitas(hasil guna) kerja meliputi hal-hal sebagai
berikut :
- Tata ruang yang cepat.
- Cahaya dalam ruangan yang tepat.
- Suhu dan kelembaban udara yang tepat.
- Suara yang tidak mengganggu kosentrasi kerja (Sunindhia dan
Widiyanti.1997)
Dengan tersedianya berbagai fasilitas yang baik dan memadai maka akan
memberikan kenyamanan kepada pegawai dalam bekerja sehingga
diharapkan dapat meningkatkan
Motivasi kerjanya untuk menyelesaikan tugas yang diberikan dengan
baik,yang pada akhirnya kemampuan kerjanya pun meningkat.
Menurut (Nitisemito ,1992 ) lingkungan kerja seorang pegawai secara
umum Terdiri dari dua hal,yaitu : - Lingkungan fisik
Lingkungan fisik adalah segala benda fisik yang berada disekitar
pekerja seperti sarana kantor, suasana kantor, ruangan, kebersihan,
transportasi, tempat ibadah, kantin. Dukungan segala hal yang ada
lingkungan fisik sangat penting dalam mensukseskan penyelesaian
setiap tugas yang dibebankan kepada pegawai. Selain itu kondisi
ruangan perlu diatur sedemikian rupa agar dapat menimbulkan
kenyamanandalam bekerja. Dengan kondisi ruangan yang
sejuk,cahaya yang cukup tertata yang rapi maka pegawai merasa
nyaman sehingga dapat meneyelesaikan tugas yang diberikan . - Lingkungan non fisik
Lingkungan non fisik lebih ditekankan pada kondisi hubungan kerja
pegawai dengan Lingkungan disekitarnya yaitu dengan rekan kerja
dan atasan. Hubungan kerja sesama rekan kerja perlu dibangun
dengan baik terutama dalam hal kerja sama mengingat kesamaan
tugas yang harus dikerjakan. Selain itu hubungan kerja dengan
pimpinan pada dasarnya merupakan hubungan tanggung jawab atas
pekerjaan yang diberikan kepadanya Setiap bawahan selalu dibebani
tanggung jawab penyelesaian tugas yang harus dikerjakan sehingga
menjaga hubungan baik dengan pimpinan menjadi salah satu bagian
yang tidak dipisahkan. ( Ahyari 1995 ) aspek-aspek yang membentuk
lingkungan kerja terdiri:
a. Suasana kerja
Suasana kerja merupakan salah satu faktor yang sangat penting
untuk pembentukan lingkungan kerja karyawan di dalam suatu
organisasi dengan adanya suasana kerja yang baik maka para
karyawan akan memperoleh kepuasan yang diperolehnya dalam
melaksanakan tugas-tugasnya sangat mempengaruhi
produktivitasnya.
b. Kondisi kerja
Kondisi kerja dapat dipersiapkan oleh manajemen organisasi yang
bersangkutan. Hal ini penting untuk dilakukan karena kondisi kerja
dapat mempengaruhi hasil kerja pegawai.Oleh karena itu
selayaknya dalam suatu organisasi diciptakan kondisi kerja yang
baik sehingga para pegawai bekerja dengan baik.
a. Hubungan kerja
Hubungan antara pegawai baik antara individu maupun secara
kelompok perlditekankanmengenai pentingnya tujuan dari
organisasi tempat mereka bekerja yang dilaksanaka oleh pegawai
sebagai suatu kelompok kerja.
