Kinerja


Simanjuntak (2011:1) kinerja adalah tingkat pencapaian hasil atas pelaksanaan tugas tertentu.
Fahmi (2013: 2) Kinerja merupakan hasil yang diperoleh suatu organisasi baik yang
berorientasi profit maupun non profit, keduanya diproduksi dalam kurun waktu tertentu.
Mangkunegara (2013: 67) Kinerja merupakan hasil dari kualitas dan kuantitas pekerjaan yang
diselesaikan oleh seorang karyawan secara akurat ketika menjalankan tugasnya sesuai dengan
tugas yang diberikan. Oleh karena itu, dari beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa
kinerja adalah pekerjaan yang dihasilkan oleh karyawan ketika mereka melaksanakan tugas
dan tolok ukur.Dalam tugas dan tolok ukur tersebut, karyawan didasarkan pada rasa tanggung
jawab, pengalaman, keterampilan, ketelitian dan ketelitiannya sendiri. ketulusan Melakukan
tugas sesuai dengan tanggung jawab perusahaan sasaran.
Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Menurut Wibowo (2015) ada 7 (tujuh) indikator kinerja,
kaitan antara ketujuh indikator tersebut digambarkan oleh Harsey, Blanchard, dan Johnson
dengan penjelasan sebagai berikut :

  1. Tujuan adalah keadaan unik yang ingin dicapai oleh individu atau organisasi secara
    aktif. Definisi ini berarti bahwa tujuan bukanlah persyaratan atau keinginan,
    melainkan untuk mencapai keadaan yang lebih baik di masa depan. Oleh karena itu,
    tujuan menunjukkan arah terjadinya kinerja.
  2. Standar penting karena memberi tahu kapan tujuan dapat dicapai. Standar adalah
    ukuran apakah tujuan yang diharapkan dapat tercapai. Tanpa standar, mustahil untuk
    menentukan kapan tujuan akan tercapai.
  3. Umpan balik antara tujuan, standar dan umpan balik saling terkait. Umpan balik
    melaporkan kemajuan kualitatif dan kuantitatif dalam mencapai tujuan yang
    ditentukan oleh standar. Umpan balik sangat penting ketika kita mempertimbangkan
    “tujuan nyata” atau tujuan nyata. Tujuan yang dapat diterima pekerja adalah tujuan
    yang bermakna dan berharga. Umpan balik adalah masukan yang digunakan untuk
    mengukur kemajuan kinerja, standar kerja dan pencapaian tujuan. Dengan umpan
    balik, kinerja dapat dievaluasi, yang dapat meningkatkan kinerja.
  4. Alat atau sarana adalah sumber daya yang dapat digunakan untuk membantu
    mencapai tujuan dengan sukses. Alat atau sarana adalah faktor tambahan untuk
    mencapai tujuan. Tanpa alat atau sarana, tidak mungkin untuk melakukan tugas
    tertentu, atau mencapai tujuan seperti yang diharapkan. Tanpa alat, mustahil untuk
    menyelesaikan tugas ini.
  5. Kemampuan adalah syarat utama kinerja. Kemampuan adalah kemampuan seseorang
    untuk melakukan pekerjaan yang ditugaskan kepadanya dengan benar. Kompetensi
    memungkinkan seseorang untuk mencapai tugas-tugas terkait pekerjaan yang
    diperlukan untuk mencapai tujuan
  6. Motif adalah alasan atau motivasi seseorang untuk melakukan sesuatu. Manajer
    menggunakan insentif uang untuk memotivasi karyawan, memberikan pengakuan,
    menetapkan tujuan yang menantang, menetapkan standar yang terjangkau, meminta
    umpan balik, memberikan kebebasan kerja termasuk jam kerja, menyediakan sumber
    daya yang diperlukan, dan menghilangkan kerugian.
  7. Pekerja perlu memiliki kesempatan untuk membuktikan kinerja pekerjaan mereka.
    Ada dua faktor yang menyebabkan peluang berprestasi tidak mencukupi yaitu
    ketersediaan waktu dan kemampuan memenuhi persyaratan