Hubungan antara lingkungan kerja, stres kerja, motivasi kerja dan kinerjakaryawan

Hubungan antara lingkungan kerja, stres kerja, motivasi kerja dan kinerja
karyawan :

  1. Lingkungan kerja terhadap kinerja (X1>Y). Lingkungan kerja yang baik merupakan
    salah satu faktor yang mendukung produktivitas karyawan, yang pada akhirnya
    berdampak pada peningkatan kinerja karyawan. Kondisi lingkungan kerja dibedakan
    menjadi lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik 2 (dua) (Sedarmayanti,
    2001: 21). Contoh lingkungan kerja fisik antara lain pencahayaan, warna dinding,
    sirkulasi udara, musik, kebersihan, dan keamanan. Sedangkan lingkungan kerja non
    fisik meliputi struktur tugas, desain kerja, model kerjasama, model kepemimpinan dan
    budaya organisasi.
  2. Stres kerja terhadap kinerja (X2>Y). apabila karyawan terdapat beban masalah yang
    dapat menghambat kinerja perusahaan maka secepatnya pimpinan dapat mengurangi
    dan menyelesaikan beban karyawan tersebut, terutama mengenai stres kerja yang
    semestinya harus dikelola dengan penuh berkesinambungan supaya tidak
    menghambat jalannya kinerja perusahaan.
  3. Motivasi kerja terhadap kinerja (X3>Y). Perilaku dan kinerja yaitu semakin tinggi
    motivasi kerja seseorang maka semakin tinggi pula kinerja karyawannya, sebaliknya
    semakin rendah motivasi kerja maka semakin rendah pula kinerja karyawan tersebut.
    Begitu pula semakin tinggi motivasi seseorang akan menentukan kualitas
    perilakunya