Membangun Etos Kerja


Etos kerja yang positif secara pasti akan menunjukkan kaitan yang sangat erat
antara modal organisasi dengan nilai kepercayaan untuk mencapai visi dan misi
secara konsisten melalui norma-norma nilai kerja yang menciptakan suasana
nyaman, aman, dan sejahtera bagi setiap stekhoder-nya. Organisasi bisnis
memerlukan fleksibilitas yang tinggi dengan budaya kerja “high trust”.
Tujuannya adalah untuk membangun kredibilitas yang memberikan rasa percaya
kepada setiap orang, bahwa budaya kerja organisai dikerjakan dengan etos kerja
yang terukur dalam sistem, prosedur, dan kebijakan yang memiliki tingkat
keperdulian sosial bisnis untuk secara konsisten mampu memberikan nilai-nilai
kebutuhan yang para stakhoder-nya secara optimal.
Etos kerja yang baik berasal dari hasil kesadaran sebuah organisasi untuk
secara tulus menggali semua potensi positifnya dalam rangka memberikan nilai-
nilai terbaiknya kepada stakhoder. Jangan pernah berpikir untuk meniru etos kerja
budaya lain, sebab etos kerja itu ada di dalam DNA sebuah organisasi yang secara
fundamental telah dipengaruhi oleh etos kerja sang penggega pendiri organisasi
melalui visi, misi, etika, budaya serta cara berpikir dan bertindak sang pendiri
tersebut.
Etos kerja sebenarnya mengajarkan kepada setiap sumber daya manusia untuk
secara tulus dan ikhlas dari lubuk hati terdalam membangun kebiasaan-kebiasaan
positif yang efektif dalam memberikan pelayanan berkualitas tinggi kepada para
stekholder. Untuk itu diperlukan upaya terus-menerus dari manajemen organisasi
dalam memberikancontoh teladan dari perilaku etos kerja yang ingin dimiliki oleh
organisasi tersebut. Mengundang para coach dari luar organisasi untuk belajar
nilai-nilai positif secara berkelanjutan akan memberikan wawasan dan
pengetahuan yang akan berdampak besar bagi peningkatan kualitas sumber daya
manusia dalam menggali etos kerja terbaik dari sudut kaca mata positif