Manfaat Pelatihan Kerja


Tujuan dari pelatihan adalah untuk meningkatkan
penguasaan berbagai keterampilan dan teknik penampilan kerja
secara detail dan rutin. Setiap kegiatan pasti memiliki arah, baik
dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Arah yang
direncanakan adalah rencana yang memanifestasikan dirinya dalam
hasil yang dicapai. Manfaat yang diharapkan dari pelatihan harus
diartikulasikan dengan jelas, terlepas dari bakat dan kemampuan
perusahaan. Menurut Devi Savitri (2015), manfaat program
pelatihan bagi perusahaan adalah sebagai berikut:

  1. Mampu meningkatkan kompetensi pelayanan, sehingga
    karyawan mampu menguasai pekerjaan yang memang sesuai
    bidangnya.
  2. Mampu mengoptimumkan tingkat produktifitas kerja, sehingga
    karyawan tersebut bisa menghasilkan output yang lebih baik.
  3. Mampu meningkatkan kerjasama antar karyawan, sehingga bisa
    menciptakan sinergisitas antar karyawan yang lebih baik.
  4. Mampu meregenerasi karyawan yang lebih siap dan handal
    dalam menghadapi tantangan di masa mendatang.
  5. Mampu memperbaiki moral karyawan
  6. Mampu menemukan kekurangan dan kelemahan karyawan.
  7. Membantu karyawan agar bias menyesuaikan diri dengan
    perusahaan.
    Manfaat Pelatihan menurut S Nordiyah (2017) dapat
    dikategorikan sebagai berikut:
  8. Manfaat untuk karyawan
    a. Membantu karyawan dalam membuat keputusan dan
    pemecahan masalah yang lebih efektif.
    b. Melalui pelatihan dan pengembangan, variabel pengenalan,
    pencapaian prestasi, pertumbuhan, tanggung jawab dan
    kemajuan dapat diinternalisasi dan dilaksanakan.
    c. Membantu mendorong dan mencapai pengembangan diri dan
    rasa percaya diri.
    d. Memberi informasi tentang meningkatnya pengetahuan
    kepemimpinan, keterampilan,komunikasi dan sikap.
    e. Meningkatkan kepuasan kerja dan pengakuan.
  9. Manfaat untuk perusahaan a. Mengarahkan untuk meningkatkan profitabilitas atau sikap
    yang lebih positi terhadap orientasi profit.
    b. Memperbaiki pengetahuan kerja dan keahlian pada semua
    level perusahaan.
    c. Memperbaiki moral SDM
    d. Membantu karyawan untuk mengetahui tujuan perusahaan.
    e. Menciptakan image perusahaan yang lebih baik.
  10. Membantu dalam hubungan SDM, Intra dan antar grup dan
    pelaksanaan kebijakan.
    a. Meningkatkan komunikasi antar grup dan individual.
    b. Membantu dalam orientasi bagi karyawan baru dan
    karyawan transfer atau promosi.
    c. Memberi informasi tentang kesamaan kesempatan dan aksi
    afirmatif.
    d. Meningkatkan keterampilan interpersonal.
    e. Memberikan iklim yang baik untuk belajar, pertumbuhan
    dan koordinas