Tujuan Pemberian Pendapatan


Pengendalian sistem kompensasi dan pendapatan organisasi bertujuan
untuk menarik dan memeprtahankan sumebr daya manusia, karena itu diperlkukan
untuk mencapai tujuan organisasi. Motivasi dan komitmen harus ditingkatkan
untuk mempertahankan dan mempertahankan tingkat prestasinya. Karena itu,
organisasi berusaha untuk memastikan bahwa tujuan organisasi dan individu
sejalan.
Dalam konteks sumber daya manusia, manajemen kompensasi tidak
dibatasi pada pemberian imbalan dan insentif, misalnya upah atau gaji, bonus,
komisi dan pembagian laba, yang berhubungan dengan motivasi ekstrinsik. Hal ini
juga berkaitan dengan imbalan non finansial yang memuaskan kebutuhan
psikologis karyawan akan varietas dan tantangan pekerjaan, prestasi, pengakuan,
tanggung jawab, kesempatan untuk memperoleh pengembangan keterampilan dan
karir, dan pelaksanaan pengaruh yang lebih besar dalam proses pengambilan
keputusan. Tujuan diadakannya pemberian kompensasi adalah:

  1. Untuk menjalin ikatan kerja sama antara pimpinan dengan karyawan, bahwa
    dengan terjalinnya kerja sama secara formal akan terbentuk komitmen yang
    jelas mengenai hak dan kewajiban yang harus dipikul masing-masing.
  2. Memberikan kepuasan kepada karyawan, bahwa melalui kepuasan yang
    diterima karyawan, maka karyawan akan memberikan prestasinya yang
    terbaik.
  3. Untuk memotivasi karyawan dalam bekerja, agar karyawan berrsemangat
    dalam bekerja dalam rangka memenuhi kebutuhannya.
  4. Untuk menciptakan disiplin kerja bagi karyawan.
    Sedangkan menurut Handoko, tujuan kompensasi dapat diuraikan sebagai
    berikut:
  5. Memperoleh personalia yang qualified
  6. Mempertahankan para karyawan yang ada sekarang
  7. Menjamin keadilan
  8. Menghargai perilaku yang diinginkan
  9. Mengendalikan biaya-biaya
  10. Memenuhi peraturan-peraturan lega