Komponen-Komponen Kompensasi


Setelah suatu organisasi membuat sebuah keputusan tentang pemberian
kompensasi bagi karyawannya, selanjutnya disusun sebuah program pemberian
kompensasi. Di dalam program pemberian kompensasi ini meliputi, sekurang –
kurangnya 8 komponen, antara lain sebagai berikut:

  1. Organisasi administrasi pemberian kompensasi
    Pengorganisasian dan administrasi pemberian kompensasi ini sangat
    diperlukan sekali. Sebab pemberian kompensasi bukanlah sekedar membagikan
    upah atau gaji kepada karyawan saja, melainkan harus memperhitungkan
    kemampuan organisasi serta produktivitas karyawan dan aspek-aspek lainnya
    yang berhubungan dengan itu.
  2. Metode pemberian kompensasi
    Dalam pemberian kompensasi digunakan beberapa metode diantaranya:
    a. Metode Tunggal
    Metode tunggal yaitu metode yang dalam penetapan gaji pokok hanya
    didasarkan atas ijazah terakhir dari pendidikan formal yang dimiliki karyawan.
    b. Metode jamak
    Metode jamak yaitu suatu metode yang dalam gaji pokok berdasarkan atas
    beberapa pertimbangan seperti ijazah, sifat pekerjaan, pendidikan, informal.
  3. Struktur pemberian kompensasi
    Struktur pemberian kompensasi yang baik adalah menganut faham
    keadilan. Setiap karyawan akan memperoleh kompensasi sesuai denagn tanggung
    jawab pekerjaannya.
  4. Program pemberian kompensasi sebagai perangsang kerja
    Suatu program pemberian kompensasi bukan semata-mata didasarkan
    sebagai imbalan atas pengorbanan waktu, tenaga dan pikiran karyawan terhadap
    organisasi, melainkan juga merupakan cara untuk merangsang dan meningkatkan
    kegairahan kerja
  5. Tambahan sumber pendapatan bagi karyawan
    Dengan program kompensasi yang baik bukan saja memperoleh upah atau
    gaji yang rutin, melainkan juga memperoleh tambahan sumber pendapatan selain
    upah atau gaji tersebut.
  6. Terjaminnya sumber pendapatan dan peningkatan jumlah imbalan jasa
    Setiap karyawan suatu organisasi mengharapakan bahwa kompensasi yang
    diterima tidak akan menurun, dan bahkan setiap waktu akan naik. Oleh sebab itu
    pemberian kompensasi harus menjamin bahwa organisasinya adalah merupakan
    sumber pendapatan bagi karyawannya, dan selalu memikirkan adanya
    peningkatan jumlah kompensasi.
  7. Kompensasi bagi kelompok manajerial
    Pimpinan atau atasan pada setiap organisasi adalah merupakan kelompok
    yang bertanggung jawab mati hidupnya organisasi. Oleh sebab itu wajar apabila
    kompensasi yang mereka terima lebih besar daripada karyawan biasa.
  8. Prospek dimasa depan
    Untuk memperhitungkan prospek yang akan datang ini perlu
    memperhitungkan tiga dimensi waktu yaitu: keadaan organisasi pada waktu yang
    lalu, kondisi organisasi saat ini, dan prospek masa yang akan datang.
    Dari penjelasan diatas, disimpulkan bahwa komponen – komponen dalam
    kompensasi meliputi : Organisasi administrasi pemberian kompensasi, metode
    pemberian kompensasi, struktur pemberian kompensasi, program pemberian
    kompensasi sebagai perangsang kerja, tambahan sumber pendapatan bagi
    karyawan, terjaminnya sumber pendapatan dan peningkatan jumlah imbalan jasa,
    kompensasi bagi kelompok manajerial, dan prospek dimasa depan