Aspek Kebersyukuran (skripsi dan tesis)

Menurut McCullogh (2002) dalam Sulistyarini (2010) mengungkapkan aspek-aspek bersyukur terdiri dari empat unsur,yakni:

1) Intensity, seseorang yang bersyukur ketika menemui atau mendapati hal-hal yang positif diharapkan dapat lebih intens untuk bersyukur.

2) Frequency, seseorang yang memiliki kebiasaan untuk bersyukur akan merasakan kecenderungan untuk banyak bersyukur setiap harinya dan kebersyukuran itu bisa mendorong perilaku kesederhanaan atau kesopanan.

3) Span, maksudnya adalah dari peristiwa-peristiwa kehidupan bisa membuat seseorang bisa bersyukur, misalnya merasa bersyukur atas harta, keluarga, kesehatan, dan lain sebagainya.

4) Density, maksudnya adalah orang yang bersyukur diharapkan dapat menuliskan lebih banyak nama-nama orang-orang atau sosok-sosok yang mampu membuatnya untuk terus bersyukur termasuk kerabat terdekat, keluarga, teman, dan lain sebagainya.

Adapun kandungan dalam syukur adalah sebagai berikut (M Thobroni, 2010)

1) Menerima apa yang telah didapat Banyak orang yang telah mendapatkan kesuksesan, kekayaan, dan kedudukan yang tinggi, akan tetapi ia tetap merasa belum tercukupi. Kekayaan ddan kesuksesan yang didapat tidak membuatnya merasa cukup. Ia terus mencari kebahagiaan, membeli berbagai hal yang konon membuat hidupnya bahagia

2) Merawat apa yang sudah ada Termasuk dalam kesyukuran adalah merawat apa yang sudah ada dengan tanpa membandingkan atau melihat-lihat halhal yang belum ia unya, karena hal tersebut dapat mengakibatkan kurang bersyukur bahkan mengkufuri pencapaian saat ini.

3) Mengembangkan apa yang belum baik jadi lebih baik Ketika mendapatkan kesempatan hidup yang masih panjang, maka bentuk kesyukurannya adalah dengan memanfaatkan segenap nikmat usia untuk selalu meng-upgrade kompetensi dan kapasitas diri dari berbagai aspek positif.

4) Setia pada proses kesuksesan Segala hal tidak ada yang instan dan pasti membutuhkan proses, maka ketika mendapatkan kenikmatan berupa proses, harus disyukuri dengan tidak berpaling dari proses tersebut.

(Al-Munajjid, 2006) memberikan penjelasan bahwa Syukur dapat muncul karena 3 aspek, yaitu:

1) Mengenal nikmat Yakni dengan sepenuh hati menerima berbagai kenikmatan yang Allah SWT anugerahkan adalah semata-mata datang dari Allah SWT.

2) Menerima nikmat Menjadi bijaksana saat menerima kenikmatan Allah SWT, yakni meyakini dengan setulus hati bahwa nikmat yang diperoleh adalah bukti kasih saying dan karunia Allah SWT. 3) Memuji Allah SWT atas pemberian nikmat Dengan selalu mengucapkan hamdalah dan berbagai ucapan-ucapan yang baik ketika setelah mendapatkan kenikmatan dari Allah SWT