Job Satisfaction Survey


Spector (1985), mengemukakan bahwa pengukuran kepuasan kerja
dapat dilakukan menggunakan alat yang disebut Job Satisfaction Survey
(JSS), yang terdiri dari sebagai berikut:

  1. Gaji
    Aspek ini mengukur kepuasan karyawan terhadap gaji yang mereka
    terima dan apakah mereka merasa bahwa besaran gaji mereka
    sebanding dengan tingkat pekerjaan yang mereka lakukan. Gaji
    memiliki pengaruh signifikan pada kepuasan kerja karena karyawan
    menganggapnya sebagai hak yang seharusnya mereka terima.
  2. Promosi
    Aspek ini mengukur tingkat kepuasan karyawan terhadap peluang
    promosi dan kebijakan promosi di perusahaan. Kesempatan untuk
    meningkatkan karier juga memengaruhi kepuasan kerja.
  3. Supervisi
    Aspek ini mengukur kepuasan kerja karyawan terhadap hubungan
    dengan atasan mereka. Karyawan lebih suka bekerja dengan atasan
    yang mendukung, perhatian, dan memperlakukan mereka dengan
    baik.
  4. Tunjangan Tambahan
    Aspek ini mengukur kepuasan individu terhadap tunjangan tambahan
    yang mereka terima dari perusahaan dan apakah mereka
    menganggapnya adil.
  5. Penghargaan
    Aspek ini mengukur sejauh mana individu merasa puas dengan
    penghargaan yang mereka terima berdasarkan hasil kerja mereka.
  6. Prosedur dan Peraturan Kerja
    Aspek ini mengukur kepuasan sehubungan dengan prosedur dan
    peraturan di tempat kerja, seperti birokrasi dan beban kerja.
  7. Prosedur dan Peraturan Kerja
    Aspek ini mengukur kepuasan sehubungan dengan prosedur dan
    peraturan di tempat kerja, seperti birokrasi dan beban kerja.
    Aspek ini mengukur kepuasan kerja berkaitan dengan hubungan
    dengan rekan kerja dan sejauh mana rekan kerja memberikan
    dukungan dan suasana kerja yang nyaman.
  8. Pekerjaan itu Sendiri
    Aspek ini mengukur kepuasan kerja terhadap berbagai aspek
    pekerjaan itu sendiri, seperti kesempatan untuk berkreasi, variasi
    dalam tugas, kesempatan untuk menyibukkan diri, peningkatan
    pengetahuan, tanggung jawab, otonomi, pemerkayaan pekerjaan, dan
    kompleksitas pekerjaan.
  9. Komunikasi
    Aspek ini mengukur kepuasan yang berkaitan dengan komunikasi
    dalam pekerjaan dan sejauh mana komunikasi dalam perusahaan
    berjalan lancar. Dengan komunikasi yang baik, karyawan dapat lebih
    memahami tugas mereka dan informasi perusahaan.