Spector (1985), mengemukakan bahwa pengukuran kepuasan kerja
dapat dilakukan menggunakan alat yang disebut Job Satisfaction Survey
(JSS), yang terdiri dari sebagai berikut:
- Gaji
Aspek ini mengukur kepuasan karyawan terhadap gaji yang mereka
terima dan apakah mereka merasa bahwa besaran gaji mereka
sebanding dengan tingkat pekerjaan yang mereka lakukan. Gaji
memiliki pengaruh signifikan pada kepuasan kerja karena karyawan
menganggapnya sebagai hak yang seharusnya mereka terima. - Promosi
Aspek ini mengukur tingkat kepuasan karyawan terhadap peluang
promosi dan kebijakan promosi di perusahaan. Kesempatan untuk
meningkatkan karier juga memengaruhi kepuasan kerja. - Supervisi
Aspek ini mengukur kepuasan kerja karyawan terhadap hubungan
dengan atasan mereka. Karyawan lebih suka bekerja dengan atasan
yang mendukung, perhatian, dan memperlakukan mereka dengan
baik. - Tunjangan Tambahan
Aspek ini mengukur kepuasan individu terhadap tunjangan tambahan
yang mereka terima dari perusahaan dan apakah mereka
menganggapnya adil. - Penghargaan
Aspek ini mengukur sejauh mana individu merasa puas dengan
penghargaan yang mereka terima berdasarkan hasil kerja mereka. - Prosedur dan Peraturan Kerja
Aspek ini mengukur kepuasan sehubungan dengan prosedur dan
peraturan di tempat kerja, seperti birokrasi dan beban kerja. - Prosedur dan Peraturan Kerja
Aspek ini mengukur kepuasan sehubungan dengan prosedur dan
peraturan di tempat kerja, seperti birokrasi dan beban kerja.
Aspek ini mengukur kepuasan kerja berkaitan dengan hubungan
dengan rekan kerja dan sejauh mana rekan kerja memberikan
dukungan dan suasana kerja yang nyaman. - Pekerjaan itu Sendiri
Aspek ini mengukur kepuasan kerja terhadap berbagai aspek
pekerjaan itu sendiri, seperti kesempatan untuk berkreasi, variasi
dalam tugas, kesempatan untuk menyibukkan diri, peningkatan
pengetahuan, tanggung jawab, otonomi, pemerkayaan pekerjaan, dan
kompleksitas pekerjaan. - Komunikasi
Aspek ini mengukur kepuasan yang berkaitan dengan komunikasi
dalam pekerjaan dan sejauh mana komunikasi dalam perusahaan
berjalan lancar. Dengan komunikasi yang baik, karyawan dapat lebih
memahami tugas mereka dan informasi perusahaan.
