Konstruksi Realitas Sosial


Istilah konstruksi sosial atas realitas (social construction of reality)
didefinisikan sebagai prosesn sosial melalui tindakan dzn interaksi dimana
individu menciptakan secara terus-menerus suartu realitas yang dimiliki dan
dialami bersama secara subyektif. Hal terpenting dalam objektivasi adalah
pembuatan signifikasi, yaitu pembuatan tanda-tanda oleh manusia. Berger dan
luckman mengatakn bahwa, sebuah tanda (sign) dapat dibedakan dari objektivasi-
objektivasi lainnya, karena tujuannya yang eksplisit untuk digunakan sebagai
isyarat atau bagi pemaknaan subjektif, maka objektivasi juga dapat digunakan
sebagai tanda, meskipun semula tidak dibuat untuk maksud itu.
Sejauh wilayah penanda (signifikasi) menjebatani wilayah-wilayah
kenyataan, dapat didefinisika sebagai sebauah simbol dan modus linguistik,
dengan apa trensedensi seperti itu dicapai, dapat juga dinamakan bahasa simbol.
Kemudian pada tingkat simbolosme, signifikasi, linguistik, terlepas secara
maksimal dari “disini dan sekarang” dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu
bahasa memegang peranan penting dalam objektivasi terhadap tanda-tanda dan
bahkan tidak saja dapat memasuki wilayah de facto, melainkan juga a priory yang
berdasarkan kenyataan lain, tidak dapat dimasuki dalam pengalaman sehari-hari.
Barger dan Luckman dalam bukunya Tafsir Sosial Atas Kenyatan
mengatakan :
Insitusi masyarakat tercipta dan dipertahankan atau diubah
melalui tindakan dan interaksi manusia. Meskipun
masyarakat dan insitusi sosial terlihat nyata secara obyektif
namun pada kenyataan semuanya dibangun dalam definisi
subjektif melalui proses interaksi. (1990:50)