Komunikasi yang meliputi musyawarah dan penyelenggaraan rapat
secara tidak langsung dapat mempengaruhi Kinerja pegawai, karena pada
dasarnya musyawarah ini salah satu bentuk kerjasama dalam organisasi
dan biasanya komunikasi yang meningkatkan kerjasama maka akan
menimbulkan suatu gairah dalam bekerja sehingga kinerja meningkat.
Individu-individu dalam organisasi akan efektif manakala terjadi
hubungan dan komunikasi yang baik dan harmonis dalam organisasi atau
perusahaan, dimana komunikasi tersebut akan menambah rasa percaya
diri, karena merasa mendapat perhatian dari pimpinan atau teman
sekerjanya. Pada situasi “emotional condition” akan menguatkan dirinya
untuk lebih giat dan menjalankan tugas-tugas yang dibebankan kepada
mereka sehingga kinerja karyawan meningkat.
Siklus manajemen kinerja adalah dimulai dengan perencanaan
kinerja dan diakhiri dengan pengkajian ulang dan evaluasi
kinerja.Meskipun demikian yang membuat manajemen kinerja berfungsi
paling efektif adalah diantara perencanaan dan evaluasi adalah komunikasi
yang berlangsung terus menerus .Pada dasarnya sebagus apapun rencana
kinerja yang dibuat dan meskipun evaluasi dilakukan dengan baik dan
benar,tanpa di lakukan komunikasi yang berkesinambungan disemua lini
(komunikasi vertical, horizontal,maupun diagonal) rasanya tidak akan
membawa hasil yang optimal (Dessler, 2008)
