Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Kepuasan Kerja terhadapKinerja Karyawan


Kinerja karyawan tidak akan optimal apabila hanya mengandalkan mesin-
mesin produksi tanpa memperhatikan kualitas sumber daya mnusianya, tentunya
sumber daya manusia yang mempunyai kemampuan, keterampilan, dan
bertanggunjawab sebagai karyawan pada departemen-departemen kerja pada
perusahaan, Sumber Daya manusia akan menentukan keberhasilan perusahaan dan
diharapkan mampu untuk mencapai kinerja sesuai standar yang berlaku pada
perusahaan (Supihati, 2014) dalam (Nasution, 2018).
Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan dalam memaksimalkan
karyawan pertunjukan adalah ke lihat pada kepemimpinan gaya terapan
keramahan bisnis. Kepemimpinan memiliki sebuah penting peran di sebuah
organisasi, khususnya di meningkat itu peran dari itu karyawan diri dan
berkoordinasi untuk bekerja sama mengatasi permasalahan yang ada dalam suatu
organisasi. Keberhasilan suatu organisasi dapat dilihat dari kinerja organisasi itu
sendiri dalam mengelola sumber daya yang ada (Prabowo et al., 2018)
Kinerja pada dasarnya dapat dipengaruhi oleh dua variabel, yaitu di
antaranya gaya kepemimpinan transformasional dan kepuasan kerja. Kinerja
dipengaruhi oleh beberapa variabel seperti kepuasan kerja, gaya kepemimpinan
transformasional, dan lingkungan kerja. Gaya kepemimpinan transformasional
dan kepuasan kerja berhubungan dengan kinerja karena dengan gaya
kepemimpinan transformasional, bawahan akan merasa dihargai dan termotivasi
untuk melakukan lebih dari apa yang diharapkan sehingga bawahannya akan
meningkatkan kinerja dengan bekerja lebih baik dan bersungguh-sungguh serta
kepuasan kerja akan timbul seiring dengan tumbuhnya kepercayaan terhadap
pemimpin (Gibson et al., 1996) dalam (Adiwantari et al., 2019).