Gaya kepemimpinan adalah sekumpulan ciri yang digunakan pemimpin
untuk memengaruhi bawahan agar sasaran organisasi tercapai atau dapat pula
dikatakan bahwa gaya kepemimpinan adalah pola atau prilaku dan strategi yang
disukai dan sering diterapkan oleh seorang pemimpin (Rivai, 2012: 42).
Gaya kepemimpinan merupakan kekuatan aspirasional, kekuatan
semangat, dan kekuatan moral yang kreatif, yang mampu memengaruhi para
anggota untuk mengubah sikap, sehingga mereka menjadi conform dengan
keinginan pemimpin. Gaya kepemimpinan merupakan proses memengaruhi dan
menentukan organisasi, memotivasi perilaku pengikut untuk mencapai tujuan,
memengaruhi untuk memperbaiki kelompok dan budayanya (Walsa dan
Ratnasari, 2016).
Gaya kepemimpinan merupakan ciri khas dari setiap individu dimana
setiap individu mempunyai jiwa kepemimpinan. Sehingga setiap individu harus
mempunyai jiwa kepemimpinan berciri khas tersendiri untuk membedakan
dengan orang lain dan juga bisa bermanfaat bagi semua pihak (Erlangga, 2018:
61).
Gaya kepemimpinan adalah cara yang digunakan dalam proses
kepemimpinan yang diimplementasikan dalam perilaku kepemimpinan
seseorang untuk memengaruhi orang lain untuk bertindak sesuai dengan apa
yang dia inginkan. Lebih lanjut, gaya kepemimpinan juga dapat didefinisikan
sebagai pola tingkah laku yang dirancang untuk mengintegrasikan tujuan
organisasi dengan tujuan individu untuk mencapai suatu tujuan tertentu (Badu
dan Djafri, 2017: 33)
