Bentuk Dukungan Sosial (skripsi dan tesis)

Beberapa bentuk dukungan sosial menurut Cohen & Hoberman

(dalam Isnawati & Suhariadi, 2013: 3) yaitu :

1. Appraisal Support

Yaitu adanya bentuan yang berupa nasehat yang berkaitan dengan

pemecahan suatu masalah untuk membantu mengurangi stressor

2. Tangiable support

Yaitu bantuan yang nyata yang berupa tindakan atau bantuan fisik

dalam menyelesaikan tgas

3. Self esteem support

Dukungan yang diberikan oleh orang lain terhadap perasaan kompeten

atau harga diri individu atau perasaan seseorang sebagai bagian dari

sebuah kelompok diamana para anggotanya memiliki dukungan yang

berkaitan dengan self-esteem seseorang

4. Belonging support

Menunjukkan perasaan diterima menjadi bagian dari suatu kelompok

dan rasa kebersamaan.

Dukungan sosial memiliki tiga jenis manfaat, yaitu bantuan yang

nyata, informasi, dan dukungan emosional menurut Taylor (dalam King,

2012: 226-227) :

1) Bantuan yang nyata

Keluarga dan teman dapat memberikan berbagai barang dan jasa

dalam situasi yang penuh stres. Misalnya, hadiah makanan seringkali

diberikan setelah kematian keluarga muncul, sehingga anggota

12

keluarga yang berduka tidak akan memasak saat itu ketika energi dan

motivasi mereka sedang rendah. Bantuan instrumental itu bisa berupa

penyediaan jasa atau barang selama masa stres. Sedangkan menurut

Apollo & Cahyadi (2012: 261) bantuan yang nyata disebut dengan

bentuk bantuan instrumental, yaitu berupa bantuan uang dan

kesempatan.

2) Informasi

Individu yang memberikan dukungan juga dapat merekomendasikan

tindakan dan rencana spesifik untuk membantu seseorang dalam

copingnya dengan berhasil. Teman-teman dapat memerhatikan bahwa

rekan kerja mereka kelebihan beban kerja dan menganjurkan cara-cara

beginya untuk mengelola waktu lebih efisien atau mendelegasikan

tugas lebih efektif. Bantuan informasi ini bisa berupa memberikan

informasi tentang situasi yang menekan, seperti pemberitahuan

tentang informasi mengenai pelaksanaan tes, dan hal tersebut akan

sangat membantu. Informasi mungkin sportif jika ia relevan dengan

penilaian diri, seperti pemberian nasehat tentang apa yang harus

dilakukan. (Taylor, dkk., 2009: 555). Sedangkan menurut Apollo &

Cahyadi (2012: 261) dukungan informatif yang dimaksudkan adalah

berupa nasehat, sugesti, arahan langsung, dan informasi.

3) Dukungan emosional

Dalam situasi penuh stres, individu seringkali menderita secara

emosional dan dapat mengembangkan depresi, kecemasan, dan hilang

harga diri. Teman-teman dan keluarga dapat menenangkan seseorang

yang berada dibawah stres bahwa ia adalah orang yang berharga yang

dicintai oleh orang lain. Mengetahui orang lain peduli memungkinkan

seseorang untuk mendekati stres dan mengatasinya dengan keyakinan

yang lebih besar.

Dukungan emosional berupa penghargaan, cinta, kepercayaan,

perhatian, dan kesediaan untuk mendengarkan. (Apollo & Cahyadi,

2012: 261). Perhatian emosional yang diekspresikan melalui rasa

suka, cinta atau empati, misalnya ketika dalam pertengkaran dengan

seorang yang dicintai, maka ekspresi perhatian darai kawan sangatlah

membantu. (Taylor, dkk., 2009: 555).

Kemudian terdapat satu tambahan lagi dari bentuk-bentuk dari

Dukungan Sosial, yaitu:

1) Modifikasi lingkungan

Modifikasi lingkungan berupa bantuan penilaian positif berupa

umpan balik dan membandingkan dengan orang lain. (Apollo & Cahyadi,

2012: 261)

Menurut Smet, (1994: 136) terdapat empat jenis atau dimensi

dukungan sosial, yaitu diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Dukungan emosional yaitu mencakup ungkapan empati, kepedulian

dan perhatian terhadap orang yang bersangkutan (misalnya: umpan

balik dan penegasan)

2. Dukungan pengahargaan yaitu terjadi lewat ungkapan hormat

(penghargaan) positif untuk orang itu, dorongan maju atau persetujuan

dengan gagasan ata perasaan individu, dan perbandingan positif orang

itu dengan orang lain, misalnya orang-orang yang kurang mampu atau

lebih buruk keadaannya (menambah harga diri)

3. Dukungan instrumental: mencangkup bantuan langsung, seperti kalau

orang-orang memberi pinjaman uang kepada orang itu atau menolong

dengan pekerjaan pada waktu mengalami stres.

4. Dukungan informatif: mencangkup memberi nasehat, petunjukpetunjuk,

saran-saran atau umpan balik.

Sarafino (dalam Purba, dkk., 2007: 82-83) mengungkapkan pada

dasarnya ada lima jenis dukungan sosial, adalah sebagai berikut:

a. Dukungan emosi

Dukungan emosi meliputi ungkapan rasa empati, kepedulian, dan

perhatian terhadap individu. Biasanya, dukungan ini diperoleh dari

pasangan atau keluarga, seperti memberikan pengetian terhadap

masalah yang sedang dihadapi atau mendengarkan keluhannya.

Adanya dukungan ini akan memberikan rasa nyaman, kepastian,

perasaan memiliki dan dicintai kepada individu.

b. Dukungan penghargaan

Dukungan penghargaan terjadi melalui ungkapan positif atau

pengahargaan yang positif pada individu, dorongan untuk maju, atau

persetujuan akan gagasan atau perasaan individu dan perbandingan

yang positif individu dengan orang lain. Biasanya dukungan ini

diberikan oleh atasan atau rekan kerja. Dukungan jenis ini, akan

membangun perasaan berharga, kompeten dan bernilai.

c. Dukungan instrumental atau konkrit

Dukungan jenis ini meliputi bantuan secara langsung. Biasanya

dukungan ini, lebih sering diberikan oleh teman atau rekan kerja,

seperti bantuan untuk menyelesaikan tugas yang menumpuk atau

meminjamkan uang atau lain-lain yang dibutuhkan individu. Adanya

dukungan ini, menggambarkan tersedianya barang-barang (materi)

atau adanya pelayanan dari orang lain yang dapat memabantu individu

dalam menyelesaikan masalahnya. Selanjutnya hal tersebut akan

memudahkan individu untuk dapat memenuhi tanggung jawab dalam

menjalankan perannya sehari-hari.

d. Dukungan informasi

Dukungan jenis ini meliputi pemberian nasehat, saran atau umpan

balik kepada individu. Dukungan ini, biasanya diperoleh dari sahabat,

rekan kerja, atasan atau seorang profesional seperti dokter atau

psikolog. Adanya dukungan informasi, seperti nasehat atau saran yang

pernah mengalami keadaan yang serupa akan membantu individu

memahami situasi dan mencari alternatif pemecahan masalah atau

tindakan yang akan diambil.

e. Dukungan jaringan sosial

Dukungan jaringan dengan memberikan perasaan bahawa individu

adalah anggota dari kelompok tertentu dan memiliki minat yang sama

rasa kebersamaan dengan anggota kelompok merupakan dukungan

bagi individu yang bersangkutan. Adanya dukungan jaringan sosial

akan membantu indidivu untuk mengurangi stres yang dialami dengan

cara memenuhi kebutuhan akan persahabatan dan kontak sosial

dengan orang lain. Hal tersebut juga akan membantu individu untuk

mengalihkan perhatiannya dari kekhawatiran terhadap masalah yang

dihadapinya atau dengan meningkatkan suasana hati yang positif.

Menurut Apollo & Cahyadi (2012: 261) manfaat dukungan sosial

adalah mengurangi kecemasan, depresi, dan simtom-simtom gangguan

tubuh bagi orang yang mengalami stress dalam pekerjaan. Orang-orang

yang mendapat dukungan sosial tinggi akan mengalami hal-hal positif

dalam hidupnya, mempunyai self esteem yang tinggi dan self concept yang

lebih baik, serta kecemasan yang lebih rendah.